Gairah Liar Perselingkuhan
Itu adalah orgasme keduanya.
Namun, dia tidak berhenti. Segera setelah gelombang itu mereda, matanya yang ‘manja’ menatapku. “Aku mau lagi, Indra. Kau membuatku gila.”
Aku tersenyum. Ini adalah wanita yang kucintai. Aku mengeluarkan kejantananku sebentar, menyesap bibirnya, lalu membalikkan tubuhnya, membuatnya berlutut di atas ranjang. Gaya doggy style. Pemandangan pinggulnya yang melengkung indah, pantatnya yang bulat dan kencang, dan celah kewanitaannya yang basah dan mengundang, benar-benar memancing libidoku.