Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Mati Kembar

Mati Kembar

Kulirik dari celah jendela rupanya gerimis mulai menitik dan membasahi setiap dinding di luar serta kaca yang bening menjadi berembun karena tetesan air langit itu. Ternyata begitu cepat malam menyapa kami. Benar saja terlihat si kembar memeluk kedua lenganku erat. Sementara aku masih terduduk di sofa di tengah-tengah ruangan. Astaga! aku melihatnya lagi, sosok yang sama pada waktu yang mungkin sudah tak terhitung lagi. Bisa jadi aku sudah sangat teramat biasa dengan pemandangan buruk ini. Tapi kali ini bukan itu yang ingin kubahas melainkan kan ada keanehan yang tidak biasa tergambar dari pemilik mata sendu itu.
105.9K viewsOngoingAdded to Library 212 Times as quotes merantau
Read
+Library
Rintik Hujan yang Tak Pernah Pulang

Rintik Hujan yang Tak Pernah Pulang

"Semua itu nggak akan pernah bisa kamu berikan." Rangga terhuyung mundur beberapa langkah, seolah-olah seluruh kekuatannya baru saja direnggut paksa dari tubuhnya. Binar cahaya di matanya perlahan-lahan meredup, lalu padam. "Lintang," gumamnya lirih. "Hubungan kita selama bertahun-tahun ini, apa kamu benar-benar nggak merindukannya sedikit pun?"
2.2K viewsCompletedAdded to Library 82 Times as quotes merantau
Read
+Library
Jagoan Kampung Merantau Ke Kota

Jagoan Kampung Merantau Ke Kota

Menampar dan menangkup dengan tepat pada sasaran! Apa itu? Kejantanan, maksudnya kemaluan sang lawan! Gending lantas meremas, memeras, memulas, memelintir, dan.., Selanjutnya terdengarlah suara melolong yang begitu memilukan dari sang lawan, bagai serigala yang kesepian di malam purnama. “Auuuuuuuu…!” ********
1048.6K viewsCompletedAdded to Library 1.1K Times as quotes merantau
Show Reviews (9)
Read
+Library
Ayusqie
Ribuan terima kasih sy ucapkan kpd Kakak-kakak pembaca yg telah mengikuti kisah Gending dan Widya di karya ini. Terima kasih jg utk Kakak2 yg sudah memberi sy hadiah. Sehat selalu, dan bahagia selalu. Amin
Klan Qing
Izin promosi ya, Thor. Judulnya: Murid 3 Dewa Novel ini menceritakan Petualangan Lin Chen menjadi Penguasa Semesta. Selain Reinkarnasi Jenderal Perang dari Alam 9 Surga, dia juga memiliki Tubuh Kaisar Langit yang Legendaris. Bahkan 3 Dewa Kuno juga mengangkatnya sebagai Murid mereka.
Read All Reviews
Kaisar, Jangan Meminta Lebih

Kaisar, Jangan Meminta Lebih

“Qi Anginnya memberontak! Jika ini tidak dihentikan, meridiannya pecah!” Ritzu langsung berlutut di sisi Ren, memeriksa aliran Qi-nya. Dalam satu detik ia mengerti. Ini adalah bencana. “Aku butuh energi Vermilion,” katanya cepat. “Tapi … yang sangat lembut. Tidak panas. Tidak meledak. Untuk menahan detak jantungnya tetap stabil saat saya menarik angin itu," lanjut Ritzu.
1013.5K viewsCompletedAdded to Library 296 Times as quotes merantau
Read
+Library
Kau yang Diantaranya

Kau yang Diantaranya

"Wow.. prok prok prok." "Hahaha! Apaan tuh?" "Babi." "Shit! Pork!" "Dilarang menggunakan bahasa sarkasme kuncir. This is a paranormal novel, not Tokyo revenger manga." "KAN LU YANG MANCING, JANGKUNG!" Wira emosian ya.
8.55.6K viewsCompletedAdded to Library 173 Times as quotes merantau
Read
+Library
Dosen Kampret itu, Suamiku!!

Dosen Kampret itu, Suamiku!!

“Guantenge anake, Ibu. Dikit tapi, soalnya nggak mau pake adat Jawa.” “Sudah dibahas kemarin, Bu. Nanti aja tujuh bulanan Anya, pake kemauan Ibu. Ngomongnya mpun1 ikhlas. Kok terus diungkit?!” “Basa-Basi tok2!” Sinis Miranti. Perempuan dengan gaun rose gold itu menatap tajam putranya, “gitu aja nggak paham! Kacau tenan mantene!3”
1096.9K viewsCompletedAdded to Library 1.9K Times as quotes merantau
Read
+Library
JANGAN PERGI BUNDA

JANGAN PERGI BUNDA

, gumam Miranti lirih namun rupanya masih bisa di dengar oleh Pak Ricard. “Pantesan apa?” tanya pak Ricard penasaran. “Engga Cuma.. Cuma..” Miranti ragu untuk meneruskan ucapannya. “Cuma saya kira bapak penganut aliran sesama jenis, istilahnya jeruk makan jeruk”, ucap Miranti sambil menutup mulutnya. Mendengar ucapan Miranti pak Ricard melotot dan menatap wajah Miranti tanpa kedip seolah ingin menelan bulat bulat.
102.6K viewsOngoingAdded to Library 95 Times as quotes merantau
Read
+Library
Dear Mantan

Dear Mantan

Meredakan gejolak rasa cemburu, yang terasa menggerogoti. "Minumlah." Menatap itu, buru-buru Alya meraihnya. Tenggorokan terasa tercekat, bila berhadapan terlalu lama dengan pria bernama Jimmy. "Tenangkan hati dan dirimu, Al. Datang ke kondangan mantan, perlu mental yang kuat." Pria berkacamata itu, kembali berucap. Duduk di samping Alya, ekor matanya mengitari seluruh ruangan pesta.
1012.7K viewsOn holdAdded to Library 456 Times as quotes merantau
Read
+Library
Penghuni

Penghuni

"Gue kira tadi cuma becandaan si Mira pas awal. Ternyata beneran serem anjir." "Lo sih dari tadi becanda mulu," sungut Ranti kesal. "Untung ada Pak Ustaz." Heru menatapku lekat. "Ra, soal tanah kuburan itu..." Aku mengangguk lemah. "Iya, Ru. Gue yakin banget itu kembang kantil kering, mawar hitam, dan tanah. Baunya amis!"
1.3K viewsCompletedAdded to Library 25 Times as quotes merantau
Read
+Library
Dear Mantan Suami

Dear Mantan Suami

“Kenzi, Mama pergi sebentar ya sama om Renal. Mau beli bahan masakan sebentar aja. Kamu tunggu di sini sama tante Linda ya!” “Iya, Ma. Jangan lama-lama perginya ya, Ma.” “Enggak lama kok. Sebentar aja, udah sore ini.” Indira pun masuk ke mobil bersama dengan Renal. Renal memberikan satu botol minuman kemasan rasa teh pada Indira. “Kamu dari tadi belum minum. Minum ini aja!” Indira menerima pemberian Renal. Indira baru merasakan haus setelah diingatkan oleh Renal. “Makasih ya, Mas buat tehnya.” Dia pun membuka tutup botol dan segera minum teh itu.
4.2K viewsCompletedAdded to Library 147 Times as quotes merantau
Read
+Library
PREV
1
...
5678910
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status