Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Istri Yang Diabaikan

Istri Yang Diabaikan

Laki-laki itu menyerahkan buket bunga pada Lili "Bunga yang cantik untuk wanita yang cantik," goda Raffa. "Kamu ini kenapa, Mas? Kok tiap hari ngasih aku bunga ginian?" tanya Lili yang masih terdengar olehku. Namun sebelah tangannya masih sibuk memegang selang air, menyiram tanaman. "Bukankah wanita itu suka bunga? Aku hanya ingin menghiburmu, ingin melihat senyuman manismu."
8.6114.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.8K kali sebagai rak bunga dari batang pohon
Baca
+Pustaka
Dendam dan cinta

Dendam dan cinta

Kemudian mulai menyiram tanaman yang sudah kelihatan layu, karena tidak mendapatkan air. "Ayo minum ya bunga-bunga, agar kalian tidak layu." gumam Rania. Rania juga mencabuti rumput yang ada disekitar bunga, dan memotong bunga yang sudah layu dengan gunting bunga yang tergantung didekat selang air. "Akhirnya, kalian sudah segar kembali," ucap Rania senang, karena bunga-bunga yang layu. Kini segar kembali.
1038.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.4K kali sebagai rak bunga dari batang pohon
Baca
+Pustaka
Raja Baru untuk Dunia Kegelapan

Raja Baru untuk Dunia Kegelapan

Yuan mengambil bunga yang baru saja diangkat dari dalam abu, matanya berbinar dengan harapan yang baru. “Apa kau tahu ini?” tanya Rafael. Entah perasaan apa yang menggelayut dalam hatinya, saat melihat bunga itu dia merasa ada sebuah harapan, harapan yang menyala kembali. “Dua bunga dalam satu tangkai, kurasa aku tahu.” Yuan mengalirkan energinya ke dalam bunga tersebut. Wajah Yuan mulai terlihat pucat, namun dia tidak berhenti dan terus menyalurkan kekuatannya. Bunga itu mulai menyerap kekuatan Yuan hingga kelopak-kelopaknya menjadi perak.
107.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 267 kali sebagai rak bunga dari batang pohon
Baca
+Pustaka
The Tales of Deer's Princess

The Tales of Deer's Princess

bisiknya. Dan benar saja, beberapa tanaman mulai menggeliat. Rhea melompat ke depan. Tanaman yang menggeliat itu berada di sampingnya, mengenai lengannya. "Bunga tulip ini terbangun," Harmonie menerangkan. Awalnya tanaman itu sedikit menunduk, kemudian ia semakin meninggi. Seakan berdiri, ia bergetar sesaat kemudian akar-akarnya keluar. Kemudian tanaman bunga itu berlari kencang.
104.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 120 kali sebagai rak bunga dari batang pohon
Baca
+Pustaka
BERUANG GUNUNG ALTAY

BERUANG GUNUNG ALTAY

Bowling pin dibaringkan di atas tanah, dia tutupi dengan dedaunan, lalu cepat berlari lagi, berhenti, keluarkan bowling pin, cocokkan kode angka, tanam di tanah, tutupi dengan daun, kemudian berlari lagi. Pada saat itu Raka sudah tiba di belakang benteng. Dia melompat terbang ke atas benteng dengan bantuan batang bambu, tangannya segera melepaskan bambu itu dan menyambar ujung kayu gelondongan, bergerak naik lalu melompat ke dalam benteng dan memasuki perkebunan bunga matahari.
108.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 180 kali sebagai rak bunga dari batang pohon
Baca
+Pustaka
PENDEKAR LEMBAH HANTU

PENDEKAR LEMBAH HANTU

tanya Rangga heran. Si nenek mengeluarkan setangkai bunga besar berwarna ungu dari bakul bambu yang digendongnya. "Kamu cari bunga seperti ini di Pasar Dieng, bunga itu adalah obat bagi Mbah Janti." "Boleh aku lihat bunga itu?" Rangga mencoba meraih bunga itu, dia ingin melihatnya dari dekat. Tapi sebelum tangannya sempat meraih bunga, Rangga terbangun dengan tubuh dan kaki pegal seolah-olah dia sudah benar-benar berjalan jauh.
105.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 158 kali sebagai rak bunga dari batang pohon
Baca
+Pustaka
Resep Rahasia Sang Pecundang

Resep Rahasia Sang Pecundang

tanyanya pada Sistem dengan suara gemetar. [Lokasi Terkonfirmasi. Silakan mulai ritual persembahan.] Dengan tangan yang bergetar hebat, Radit mengeluarkan isi kantongnya. Pertama, ia menaburkan kelopak bunga tujuh rupa di atas selembar daun pisang yang ia bawa, membentuk sebuah lingkaran kecil yang rapuh di atas tanah yang lembap di dekat akar terbesar pohon itu. Warna-warni bunga itu tampak begitu hidup sekaligus begitu ganjil di tengah kegelapan yang menelan.
1.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 41 kali sebagai rak bunga dari batang pohon
Baca
+Pustaka
Kaisar Dunia Bawah

Kaisar Dunia Bawah

Bau harum menyerbak di seluruh penjuru. “Tutup hidungmu, jangan sampai kau menghirup serbuk sarinya. Satu-satunya cara mengalahkan bunga itu adalah, kau harus menghancurkan bunga itu sampai ke akarnya.” Qi Yang melompat menuju ke salah satu bunga yang terus menerus menebarkan baunya yang harum.
1018.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 455 kali sebagai rak bunga dari batang pohon
Baca
+Pustaka
CEO Idaman Menikahi Sekretaris Rendahan

CEO Idaman Menikahi Sekretaris Rendahan

“Dari mana kau dapat ini?” “Dari bawah pohon tua,” jawab si anak polos. “Katanya itu tumbuh dari tempat pertama kali dunia berdetak.” Rafa memandang bunga itu lama. Cahaya kecilnya berdenyut lembut — ritmenya sama persis dengan detak jantung manusia. Ia tersenyum. “Terima kasih, Nak. Bunga ini akan jadi pengingat… bahwa keabadian bukan tentang tak berakhir, tapi tentang terus memberi kehidupan.”
1.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 28 kali sebagai rak bunga dari batang pohon
Baca
+Pustaka
Terjebak Gairah Panas Mantan Suami

Terjebak Gairah Panas Mantan Suami

“Bunga itu seperti keluarga kita, Sayang. Harus disiram, dijaga, biar tumbuh cantik.” “Kalau tidak disiram?” “Dia bisa layu. Tapi kalau ada cinta, dia tumbuh lagi.” Nayla mengerutkan kening. “Berarti Papa sama Mama yang siram cinta?” Raka tertawa kecil. “Iya, dan Nayla juga bantu.” “Gimana caranya?” “Dengan tawamu setiap pagi,” jawab Raka sambil mencubit hidungnya gemas. Nayla langsung tertawa terpingkal-pingkal.
107.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 205 kali sebagai rak bunga dari batang pohon
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234568
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status