Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Mengandung Anak Suami Musuh

Mengandung Anak Suami Musuh

Matanya tertuju pada satu titik yang membuatnya ngeri, sebuah pintu penghubung di sudut ruangan. ​Pintu itu sebenarnya tersembunyi dengan cerdik di balik rak partisi besar yang dipenuhi jajaran buku dan hiasan dinding. Sekilas, orang tidak akan menyadari keberadaannya. Namun saat ini, rak itu tampak sedikit tergeser, memperlihatkan pintu penghubung yang terbuka lebar, seolah sengaja menunjukkan jalan masuk rahasia bagi seseorang dari ruangan sebelah.
101.1K viewsOn holdAdded to Library 41 Times as rak sudut
Read
+Library
Rimba Memburu Senala

Rimba Memburu Senala

Di beberapa dinding batu, muncul coretan: “Suar adalah saksi, bukan senjata.” Di sisi lain kota, Rakis berdiri di depan pengikutnya yang kini mencapai ratusan. Dia mengenakan sarung tangan hitam berdesain spiral biru dan berbicara lantang: “Kita tidak memaksa. Kita membangkitkan. Tilangkar butuh arah, dan Suar telah memilih kami. Jika suara malam menyentuhmu, itu bukan kutukan—itu panggilan.”
101.7K viewsCompletedAdded to Library 57 Times as rak sudut
Read
+Library
RAKA NAYA

RAKA NAYA

Jelas Naya "Oh pantes aja Bunda baru liat ini, tapi kaya nya mukanya gak asing gitu ya," "Ahh tante bisa aja, mungkin muka saya pasaran tante hehe," Ucap Raka "Yaudah Raka masuk dulu yuk ke dalam, tante buatin minum," "Gak udah tante, Raka langsung pulang aja. Takut mamah nyariin, kalo gitu Raka pamit dulu ya tante Assalamu'alaikum," "Iya nak Raka makasih ya udah anterin Naya pulang, Hati-hati di jalan,"
2.0K viewsOngoingAdded to Library 79 Times as rak sudut
Read
+Library
Raise - Betrayal of The Knight Templar Season 1

Raise - Betrayal of The Knight Templar Season 1

ucapnya. Setelah itu Muhanov mengangkat tubuh Acra yang masih tertidur dan menaruhnya di tempat yang empuk setelah itu dia kembali dan pindah posisi di sebelah Rak. Rak meliriknya dengan senyum yang terlihat mengejek. “Apa?” tanya Muhanov. “Tidak ada.” balas Rak sambil terus memainkan musiknya.
9.76.8K viewsCompletedAdded to Library 202 Times as rak sudut
Read
+Library
Rasa

Rasa

ujar Kyra dengan suara yang sedikit keras hingga akhirnya mengusik telinga teman teman yang masih terlelap tidur. "Ayo bangun yuk! Bangun guys, waktunya tahajjud," teriak Kyra sekali lagi, membuat teman teman yang masih tertidur pun akhirnya terganggu dan memilih bangun. "huaaa... Iyaa iyaa," jawab Ataya mengangkat tubuhnya dan bangun dari kasur. Sesekali, gadis itu menggosok matanya. "yuk tahajjud. Yang lain juga yuk, tahajjud." Kyra melangkah keluar dengan lemas, sembari mengencangkan alas kaki yang ia kenakan.
104.2K viewsCompletedAdded to Library 124 Times as rak sudut
Read
+Library
Kelir Getih (Layar Berdarah)

Kelir Getih (Layar Berdarah)

Dan di denah itu, terdapat titik merah di sebuah sudut kecil, disertai tulisan: “DWIPA’S VOICE: FINAL SULUK.” Raka segera bergerak menuju sudut yang ditunjuk denah. Ia mendapati ada lubang kecil tersembunyi di dinding kayu, yang ditutup tirai usang.
794 viewsOngoingAdded to Library 20 Times as rak sudut
Read
+Library
Si Paling Galak, Tapi Hanya Manis di Depanku

Si Paling Galak, Tapi Hanya Manis di Depanku

Raksa masih jalan dua langkah sebelum sadar dan nengok balik. “Oh—eh, kalau kamu nggak mau juga nggak apa—” “Aku mau,” Aurel potong cepat. Raksa diem, tapi mata cowok itu jelas berubah. Ada sesuatu nyala tipis di sana—bukan senyum lebar, tapi sudut bibir yang naik pelan… dan itu lebih bikin jantung Aurel kehilangan ritme. “Oke.” Raksa ngangguk pelan.
10605 viewsOngoingAdded to Library 21 Times as rak sudut
Read
+Library
Hidup Kembali di Zaman Kuno

Hidup Kembali di Zaman Kuno

“Sungai tenang pagi ini, Tuan Raka. Kita akan sampai sebelum matahari condong ke barat.” Raka naik ke rakit kayu yang kuat dan panjang. Didorong dengan galah besar, rakit meluncur lembut membelah sungai. Kabut tipis mengambang di permukaan air, memberi suasana tenang dan magis.
1012.0K viewsCompletedAdded to Library 421 Times as rak sudut
Read
+Library
Bukan Mantan Biasa

Bukan Mantan Biasa

"Aku pakai teh untuk mewakili anggur. Bersulang." Senyum tipis terangkat di sudut bibir Raka. Kemudian, dia membawa gelas itu ke bibirnya yang tipis dan menghabiskan sisa anggur dalam satu tegukan. Tatapannya yang dalam menembus pinggiran gelas, terus tertuju pada wanita di seberangnya. Selain pengaruh alkohol, sorot matanya seolah masih tersimpan sesuatu yang lain.
9.5420.1K viewsOngoingAdded to Library 12.2K Times as rak sudut
Show Reviews (114)
Read
+Library
Pink Peony
Devina ambis banget. Udah jelas Raka dari awal sebatas transaksi jual beli darah. Harta dan ketenaran sudah dikasih sambe meluber kemana2 tapi malah makin serakah. Tau rasa sekarang Brie bisa menemukan cara untuk mengobati penyakit itu tanpa memakai darah dia. Siap2 dibuang Raka. Rasainnnnn
Adelia
izin promosi novel kak judul: Amnesti Sang Eksekutor Aku hanya ingin satu malam pelarian untuk melupakan pengkhianatan mantan kekasihku. Sialnya, pria yang kutemui di bar dan hampir tidur denganku semalam adalah Arkana Wijaya, eksekutor perusahaan yang dikirim untuk memecat seluruh departemenku.
Read All Reviews
Bangkitnya Sampah Grade E

Bangkitnya Sampah Grade E

Dengan jumlah musuh yang begitu besar, satu-satunya cara untuk menang adalah membuat mereka saling mengacaukan formasi sendiri. "Masih ingat peluncur suar yang kita rebut kemarin?" tanya Raka tanpa mengalihkan pandangan dari kamp musuh. Mata Bara langsung berbinar. "Tentu saja." Raka mengangguk tipis sebelum memberikan instruksi berikutnya. "Pergi ke lereng bukit sekitar dua ratus meter di selatan. Ledakkan seluruh granat asap yang kita punya lalu tembakkan suar ke udara secara bersamaan. Buat keributan sebesar mungkin."
102.5K viewsOngoingAdded to Library 98 Times as rak sudut
Read
+Library
PREV
1234
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status