MALAM GILA DI RANJANG MERTUA
Piyama panjang yang ia kenakan memang menutupi kulitnya, namun bahannya yang tipis dan licin justru mempertegas setiap lekukan tubuhnya, terutama bagian dada yang menyembul kencang seolah menantang pandangan Rama.
"Nonton apa, Ram?" tanya Alya lembut sambil ikut duduk di samping Rama. Ia membawa dua cangkir jus alpukat yang kental, meletakkannya di meja sebelum menggeser duduknya hingga bahu mereka bersentuhan.
Rama menoleh sekilas, lalu cepat-cepat membuang muka karena gugup. "Film kartun, Bu..." jawabnya dengan nada malu-malu.