Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Mayat di Atas Ranjang

Mayat di Atas Ranjang

Nurlaila spontan menutup mulutnya rapat-rapat. “Kamu sudah menganggu tidur siangku, manusia!” ujar sang Naga. “A-ampuni saya. Saya tidak tahu apa-apa.” Nurlaila berkata terbata-bata. Naga raksasa itu mendekat, mengamati Nurlaila dengan matanya yang berwarna merah menyala seperti kobaran api. “Kamu tidak semestinya berada di tempat ini. Kembalilah!”
103.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 111 kali sebagai ranjang yang ternoda
Baca
+Pustaka
Naik Ranjang

Naik Ranjang

************* Netra Maira terlihat membeliak. "Kedinginan? Kenapa gak kamu turunkan suhu AC-nya saja? Kenapa kemari?" Aku mendongak menatap perempuan yang masih berkerudung itu. Padahal, aku sudah mengatakan jika rambutnya telah halal aku lihat. "Kamu keberatan?" Maira mengangguk. "Tentu. Kita punya batas masing-masing, bukan?"
9.8423.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 14.0K kali sebagai ranjang yang ternoda
Tampilkan Ulasan (26)
Baca
+Pustaka
Zizizaq
Baca karya orang buat belajar, DNA ini karya yang keren! Baca juga karya Zizizaq. 1. Antara mencintai dan melupakan (tamat 2. Nikah Kontrak berbuah cinta (tamat 3. Wanita ketiga duda kaya (tamat 4. Siksaan dari tunangan kakakku
Tuti Khoiriah Hasibuan
ceritanya bagus tapi sayangnya ditengah2 cerita terlalu banyak cerita yg tidak seharusnya ditulis padahal banyak hikmah yang bisa diambil kesetiaan, kerja keras, keikhlasan dan banyak lagi pesan moralnya author law nulis adegan dikamar layagnya tidak harus sedetail itu juga,
Baca Semua Ulasan
PERNIKAHAN YANG TERNODA

PERNIKAHAN YANG TERNODA

"Mas Basti... Tolong Kiara... Tolong..." ***** Basti berlari tunggang langgang memasuki pekarangan lahan luas di mana terdapat sebuah bangunan tua di dalamnya. Sepertinya ini sebuah gudang bekas yang sudah terbengkalai dan tidak terurus cukup lama. Sebab kondisinya sangat kotor, berantakan dan berbau anyir. Di tambah dengan cuaca gerimis di luar, membuat lumut-lumut yang menempel di dinding-dindingnya terlihat berlendir. Belum lagi dengan serangga-serangga kecil yang bertebaran di mana-mana.
1031.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 847 kali sebagai ranjang yang ternoda
Baca
+Pustaka
Ranjang yang Bukan Milikku

Ranjang yang Bukan Milikku

tanyanya tanpa basa-basi, nadanya dingin namun tegas. Dina mengangkat alisnya, memasang ekspresi bingung yang tampak dibuat-buat. “Apa maksudmu, Ran? Aku hanya datang untuk memastikan Arka baik-baik saja. Apa salahnya?” “Aku nggak bilang salah,” balas Randy cepat. “Tapi, ada sesuatu yang nggak beres. Kamu tiba-tiba muncul di sini dengan makanan, minuman, dan senyuman palsumu. Kamu pikir aku nggak tahu ada yang kamu sembunyikan?”
98.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 178 kali sebagai ranjang yang ternoda
Baca
+Pustaka
Luxavar, Negeri di Dasar Samudera

Luxavar, Negeri di Dasar Samudera

Ranjang yang tengah ditempatinya hanya berupa mangkok dengan kasur empuk bundar melapisi sisi dalamnya. Tempat ini sangat asing bagi Nod. Seluruh benda yang ada di dekatnya belum pernah dilihat Nod di belahan dunia mana pun. Nod tak berani berspekulasi. Dia mencoba mencari tahu dengan mengingat ulang tempat yang berbentuk seperti ini, tapi ingatannya malah membawanya kepada kejadian mengerikan yang baru dialaminya saat di kapal kemarin.
105.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 158 kali sebagai ranjang yang ternoda
Baca
+Pustaka
Digoda Suami Gaib

Digoda Suami Gaib

Yang pasti, untuk ukuran dayang, menurutku mereka terlalu cantik. Bersama itu pula, prajurit berpangkat rendah lain tiba sembari mengangkut sebuah kereta kencana yang juga berbalut emas, dengan ukiran-ukiran naga serta mahluk bernama rangda, seperti yang dijelaskan oleh Gantara. Rangda adalah mahluk raksasa yang merupakan nabi dari seorang Batara Kala. Rangda begitu dihormati dan ajarannya ditaati oleh bangsa Gandarawa. Sementara Batara Kala menjadi Tuhan mereka. Sesembahan mereka.
108.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 246 kali sebagai ranjang yang ternoda
Baca
+Pustaka
Pendekar Kera Sakti

Pendekar Kera Sakti

Lengannya yang tampak besar dan tidak mengenakan kain baju berlengan itu tampak besar, ada tato gambar rantang susun yang melambangkan keserakahan jiwanya. Namun gadis secantik Bunga Taring Liar tampak tegar dan tenang menghadapi orang angker itu. Bahkan dengan lantangnya Bunga Taring Liar menyapa Badak Gemulai dalam jarak lima langkah dari tempat Baraka berdiri. "Matamu memancarkan kebuasan, Badak Gemulai. Aku tahu kau menyimpan harapan besar untuk menjadi suami Ratu Cadar Jenazah!"
1030.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 945 kali sebagai ranjang yang ternoda
Baca
+Pustaka
MENDADAK DINIKAHI BIG BOSS

MENDADAK DINIKAHI BIG BOSS

Dia hanya setan di mata Nara. Zavier membuka halaman, cukup dikejutkan melihat gambar seorang pria bertanduk yang sedang telanjang dada, lalu dalam gambar yang sama si perempuan yang diberi Nara tersebut menempeli patch transdermal dengan nama Salonpa*s ke perut si pria bertanduk tersebut. Di sebelah gambar ada kalimat 'setan juga bisa masuk angin. Jangan pamer perut.'
9.9338.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 12.5K kali sebagai ranjang yang ternoda
Tampilkan Ulasan (54)
Baca
+Pustaka
CacaCici
Holla, MyRe!! Yuhu ... novel baru kita sudah rilis loh. Judulnya 'Terlena Kenikmatan Suami Baru, kisah Aeza yang tak punya pilihan dengan mengandung benih dari pria lain. Ceritanya seru abis lih, MyRe. Yuk, mampir dan ramaikan novel baru kita.(⁠✿⁠^⁠‿⁠^⁠)(⁠≧⁠▽⁠≦⁠)
Nama Pena Anar
Izin promo kak🫰🏻 Novel Panas tentang Petarung Jalanan yang menaklukan Nyonya Besar! Judul ... Suami Pengganti: Petarung Jalanan di Ranjang Nyonya Besar btw bagus ceritanya toor...🫶🏻🫶🏻 keren!!🫰🏻
Baca Semua Ulasan
Perjanjian Leluhur

Perjanjian Leluhur

"Kalau pakai ranting, jebol atuh kuping akang?" "Makanya pergi!" Cakra berjalan lagi. Pendekar tomboy segera menarik lengannya. "Jangan ditarik-tarik atuh, Neng," tegur Cakra. "Rangan akang bukan tambang. Suka lomba tarik tambang ya?" Kemudian Cakra mengelus-elus tangan mungil itu, seraya berkata, "Kulit si Neng halus bangat, berbulu lagi. Bagaimana muaranya?"
9.947.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.3K kali sebagai ranjang yang ternoda
Tampilkan Ulasan (21)
Baca
+Pustaka
Enday Hidayat
Terima kasih buat semua readers, teristimewa untuk yang memberi quotes dan gem, kehadiran kalian telah memberi sumbangsih besar dalam penyelesaian cerita ini. Sudah terbit: Mengejar Cinta Puteri Bangsawan
Kurnialam
Satu Hal yang membuatku makin suka baca novel ini adalah tata bahasa yang digunakan adalah tata bahasa millennial. So, saat kekaguman pada Bastian Tito & Kho Ping Hoo berpadu dengan bahasa Gen Z, novel ini memberikan nuansa yang segar & mengena di hati. Terlebih ada sentuhan kritik Bang Iwan ......
Baca Semua Ulasan
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status