TEMAN TAPI MESRA
Sahut Sasha tanpa gairah tanpa semangat.
Ada rasa ngilu luar biasa yang Raga rasakan di dadanya, rasa sakit saat Sasha mengatakan kalimat tadi tanpa rasa tanpa gairah, seolah Raga memang sama sekali tidak ada di hati Sasha.
Tapi entah mengapa dengan bodohnya ia rela, menjadikan dirinya sendiri pesakitan, demi menjadi pengalih perhatian Sasha untuk melupakan rasa sakitnya karena kehilangan Daniel. Orang bilang cinta itu buta, awalnya Raga tak percaya. Tapi kini ia merasakannya.