Aster [Indonesia Ver.]
Keira sudah tidak ada di sana, hari itu adalah hari terakhir Regita melihat Keira.
Keira mengendarai mobilnya dengan kecepatan di atas rata-rata, sepanjang perjalanan yang ia lakukan hanya menangis dan meracau. Kebahagiaan yang sudah ada di depan mata, luluh lantak begitu saja. Ia mengambil ponsel, dan mencari nomor Langit. Keira rindu, rindu suara menenangkan lelaki itu.
“Lang, please angkat!” racau Keira. Dari sekian banyak percobaan yang dilakukan, tak ada satu pun yang mendapat jawaban. Langit sudah benar-benar tak peduli padanya.
Chapitres populaires