Di Ujung Senja
Secercah perasaan bahagia tiba-tiba menyeruak dari dalam hati Redita, apakah itu untuk proses mendaftarkan pernikahan mereka agar sah di mata negara?
“Untuk apa, Mas?” tanya Redita yang hendak memastikan lebih dulu untuk apa sang suami meminta duplikat kartu tanda penduduk dan kartu keluarga miliknya.
Adnan tersenyum, ia hanya melirik sekilas tanpa menjawab. Pandangannya serius ke depan, membuat Redita sontak mencubit lengan Adnan kesal karena merasa diabaikan. Bukannya menjawab, Adnan malah makin keras tertawa, sungguh ia rindu cubitan kecil dari isterinya ini.