Sisa Takdir
Kesetiaan tumbuh dari hati, dari rasa hormat, dan dari keinginan untuk melindungi seseorang yang berharga.
Ethan tersenyum miris. "Apa yang kulakukan dengan berbicara sendiri seperti ini?" gumamnya sambil tertawa kecil, merasa konyol dengan dirinya sendiri. Namun, ia tidak menyesal. Setidaknya, ia bisa mengungkapkan apa yang selama ini ia rasakan, meskipun tidak ada yang mendengarnya.
Ia mengangkat kepalanya, menatap langit-langit kamar yang diterangi cahaya bulan yang masuk melalui jendela. Dalam hati, ia berdoa dengan penuh harapan.
Chapitres populaires