Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Mahligai Bersamamu

Mahligai Bersamamu

Azada menampilkan senyum mautnya sambil membentuk tanda ‘V’ dengan tangan kanannya. “Peace, Om. Salam damai pokoknya,” ucap Azada sambil cengengesan. Azada memilih mendekati simbahnya, takut kena sentilan lagi sedangkan Abri dan Aidan bergantian mengucap selamat untuk Jenar.
9.926.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 704 kali sebagai repote dadi pedagang lirik
Tampilkan Ulasan (14)
Baca
+Pustaka
Wiwik Setyo Wiyati
Kisahnya itu menginspirasi dan mengandung nasehat terutama dalam berumah tangga.. Dan ads lucu2nya.. Jadi Semangat bacanya.. Apa lagi mengandung aturan dalam beragama bagaimana seorang Muslim bersikap dg lawan jenis... Semoga berkah kk author..
Endang Sagita
alurnya gk bosenin dan selalu penasaran dg kelanjutannya, ya kalo bisa di oerpanjang bab nya seru bacanya dan aku terhibur sekalibanyak jg pelajaran yg bisa di ambil dr kisahnya ...... semangat terus buat lanjutin kisahnya ......
Baca Semua Ulasan
 JADI JANDA GARA-GARA JANDA

JADI JANDA GARA-GARA JANDA

tanyaku ramah. "Kamu gak salah ya dagang cilok?! Atau hanya sekedar kedok kamu saja Dian, bukankah kamu sekarang jadi pelakor ya," cela Ceu Odah di tengah-tengah kerumunan ibu-ibu yang lainnya.
105.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 183 kali sebagai repote dadi pedagang lirik
Baca
+Pustaka
TRASHY

TRASHY

batinnya lagi dengan helaan napas yang teramat panjang 💔 Acara pensi berlangsung riuh dan meriah. Kalau yang menebak kelompok Dianalah pemenangnya, ya! Betul, mereka menang karena bakat yang ditampilkan sangat berbeda dari kelompok lain yaitu, musikalisasi puisi. Diana menulis puisi, Lia dan seorang gadis bernyanyi, satu perempuan memainkan okulele, dan gadis kurus bernama Putri bertugas membacakan puisi buatan Diana berjudul 'Mimpi dan Ibu', yang isinya sederhana. Begini :
103.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 71 kali sebagai repote dadi pedagang lirik
Baca
+Pustaka
RADANIA

RADANIA

Raga Arsen Vallario Ga lo baik-baik aja kan? Gagaga Gaa dimanaa Raga gue kabur ni Raga pulang Ga pulang dong gue takut Sendiri Raga Tau ah Raga gue sebel Sama lo! Sudah banyak Pesan yang Dania kirimkan namun tak ada satupun yang Raga baca, Dania juga sudah berusaha menghubungi Raga tapi tidak diangkat sungguh Dania sangat khawatir lalu ia berinisiatif untuk menghubungi teman-temannya Raga, namun Sama tidak ada satupun yang mengangkat telpon nya Dan hanya tersisa satu yaitu Bima.
9.54.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 149 kali sebagai repote dadi pedagang lirik
Baca
+Pustaka
DINIKAHI PRIA PLAYBOY

DINIKAHI PRIA PLAYBOY

Telinganya saja merasa lama-lama akan budeg karena mendengar teriakan dari arah barat, timur, selatan dan utara yang menawarkan segala dagangannya. “Gamis murah Bu Ibu, cuma tujuh puluh lima ribu aja. Udah bisa tampil mirip Syahrini,” katanya. “Hijabnya Bu, Mbak, Tante, Om, Adek,” timpal pedagang lainnya. Ryan benar-benar tak peduli sama pedagang lainnya. Yang ia butuhkan bertemu dengan pedagang daster secepatnya. Drrrt … drrrt … drrrt.
106.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 161 kali sebagai repote dadi pedagang lirik
Baca
+Pustaka
Fake Love

Fake Love

Pesan Dinda pada Abang penjual. "Bang saya pesan sate kambing dua." Ucap Adit yang terengah-engah setelah berlarian kecil. Dinda mendengar suara yang tak asing itu, Ia pun menoleh dan Ia mendapati pria yang membuat hatinya bercampur aduk itu. "Mana pacarmu tadi?" tanya Dinda dengan angkuh. Adit tersenyum mendengar pertanyaan Dinda.
102.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 61 kali sebagai repote dadi pedagang lirik
Baca
+Pustaka
Dada Malam, Nafas Pagi

Dada Malam, Nafas Pagi

Ia berjalan mondar-mandir. "Dan bukan hanya Vanya," lanjut Gio dari balik pintu. "Pria dari Belgrade itu, Dimitri—dia bergerak. Dia tahu kau menculik keponakannya, Arsa. Dia menawarkan imbalan gila untuk kepalamu. Dia punya kontak di semua pelabuhan di rute ini. Mereka menunggu." Arsa menghentikan langkahnya. Ekspresinya mengeras, memikirkan setiap skenario dengan kecepatan mematikan.
10871 DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 18 kali sebagai repote dadi pedagang lirik
Baca
+Pustaka
NGAMAR ATAU BAYAR

NGAMAR ATAU BAYAR

Dia menelan ludah dengan susah payah. "Astaga, tante terkena HIV?" tanya Dedi dengan lidah kelu. Next? Beberapa part lagi tamat kak... Makasih yang sudah baca, semoga rejeki nya dilancarkan.. Aamiin
3.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 107 kali sebagai repote dadi pedagang lirik
Baca
+Pustaka
Semua Perempuan Itu Mengejarku

Semua Perempuan Itu Mengejarku

Lama-lama, ia sudah bisa teriak menawarkan dagangan seperti pedagang yang lain. “Bayem segar, Bu! Seribuan aja seikat! Murah, murah!” Pedagang lain menertawai gaya bicaranya yang masih kaku. “Mas kantoran koq kalau jualan suara kecil begitu? Mana laris!” goda seorang bapak pedagang cabai. Doni tertawa lepas—sesuatu yang bahkan di kantor pun ia sudah jarang lakukan.
105.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 165 kali sebagai repote dadi pedagang lirik
Baca
+Pustaka
DENDAM HATI YANG TERLUKA

DENDAM HATI YANG TERLUKA

“gimana rasanya jadi kuli?,aku dengar dari orang tua kamu kalau kamu merantau ke Jakarta buat kerja jadi kuli” Hal ini mengingatkan Sada saat meminta ijin kepada orangtuanya untuk merantau ke Jakarta, saat itu orangtua Sada bertanya pada Sada saat di Jakarta mau kerja apa?, Dan secara spontan Sada pun menjawab jadi kuli dan Sada tak menyangka hal seperti ini diceritakan kepada may. “ya gitu deh may”
107.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 205 kali sebagai repote dadi pedagang lirik
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status