Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
TERJEBAK DI NOVEL PSYCOPATH

TERJEBAK DI NOVEL PSYCOPATH

Aku hanya bisa tercengang ketika sadar bahwa aku telah masuk ke salah satu novel yang aku baca beberapa minggu lalu. Dari banyaknya novel, kenapa harus yang itu. Novel penuh karakter psikopat gila! Dulu, aku membelinya karena tertarik dengan judulnya. Ditengah Hujan Deras. Menarik bukan? Tak ada sinopsis ataupun review dari orang-orang. Novel itu hanya punya cover laki-laki yang berdiri di tengah hujan.
104.4K viewsOngoingAdded to Library 100 Times as resensi novel non fiksi
Read
+Library
Dosen Duda Kesayanganku

Dosen Duda Kesayanganku

Secepat kilat Argan mengecup pipi Nara sebelum kembali ke posisinya. Nara tersenyum menanggapi keahlian Argan yang pintar sekali mengambil kesempatan. “Udah dapat bukunya, sayang? Kalau butuh buku dan di perpustakaan nggak ada, Mas bantu nyari di toko buku atau toko buku online yang khusus menjual buku-buku non fiksi, kayak ekonomi.” “Alhamdulillah dapet.”
103.3K viewsCompletedAdded to Library 95 Times as resensi novel non fiksi
Read
+Library
SETELAH MASUK NOVEL, AKU MENJADI ANTAGONIS GILA

SETELAH MASUK NOVEL, AKU MENJADI ANTAGONIS GILA

Dan mungkin, ledakan emosi itulah yang menyeret jiwanya masuk ke dalam novel picisan ini. Saat pertama kali ia sadar telah bertransmigrasi ke dalam tubuh Callista sang antagonis yang ditakdirkan mati mengenaskan, ia justru merasa telah memenangkan lotre kehidupan. Mengapa? Karena logikanya sederhana namun gila: "Setidaknya, jika aku harus mati di rumah sakit jiwa milik keluarga kaya, mereka pasti akan memberiku jeruk kualitas terbaik sebelum aku meregang nyawa." Namun, ia salah besar. Rumah sakit itu bukanlah suaka, melainkan neraka yang dibalut dinding marmer. Rayden, sang pemeran utama yang memiliki kekayaan tanpa batas, telah menyulut api kebencian yang begitu besar hingga mampu membeli s
101.0K viewsOngoingAdded to Library 40 Times as resensi novel non fiksi
Read
+Library
Yang Hilang Kan Berganti

Yang Hilang Kan Berganti

balasku tak terima. "Dari sejak gue serahin buku itu ke lo, gue udah tau kalau lo sedang baca buku. Tapi ya, Gen, masak lo baca buku nggak pindah-pindah halaman? Padahal itu fiksi doang, bukan buku non fiksi yang butuh waktu lama untuk memahami." "Nggak kok, udah pindah nih."
103.1K viewsOngoingAdded to Library 73 Times as resensi novel non fiksi
Read
+Library
Sadena

Sadena

Sedangkan Ankaa dan Sadena mencari buku pelajaran. Selin menatap jejeran buku fiksi di depannya. Ia bingung memilih yang mana. Karena semua fiksi yang tersedia bagus-bagus semua. Tapi hanya untuk diresensi kan? Baiklah, pilihan Selin jatuh pada buku cerita yang berjudul 'Mulut Tajam Hidup Suram.' "Eh, cocok banget nggak sih buat Dena?" Batin Selin. Ia cekikikan sendiri. "Oke, ambil yang ini deh. Hihi."
1011.8K viewsCompletedAdded to Library 319 Times as resensi novel non fiksi
Read
+Library
VERDINDA

VERDINDA

Membuat Dinda mendesah dan melirik histeris. Buku fiksi katanya? "Nonfiksi kalik!" "Lo kan kebanyakan baca novel-novel yang nggak ada untungnya itu, apaan katanya, nonfiksi? Baca buku pelajaran aja nggak mau, sok-sokkan segala." cibir Andre mengejek. "Enak aja kalau ngomong! Kalau gue nggak baca buku itu, mana mungkin gue bisa sesukses ini, Bang?"
103.7K viewsOngoingAdded to Library 137 Times as resensi novel non fiksi
Read
+Library
(Not) A Queen

(Not) A Queen

Di ruangan itu juga terdapat meja berbentuk bundar dengan empat kursi yang ditata secara melingkar mengikuti pola meja. Sebelum duduk, Alecta memilih-milih buku yang akan dibacanya sembari menunggu jam makan malam. Ada banyak buku-buku keluaran lama hingga menguning di tempat karena saking lamanya tidak dibuka lagi. Buku-buku semacam itu tentu tidak akan dipilih oleh Alecta, karena berisikan tentang politik, bisnis, dan pengembangan diri. Atau biasa disebut buku non-fiksi.
1018.0K viewsCompletedAdded to Library 359 Times as resensi novel non fiksi
Read
+Library
Magic You

Magic You

' pikir Ken. "Kenapa suka itu?" Tanya Ken penasaran. "Terserah aku." Ken juga melihat Cya mengambil buku yang bertolak belakang dengan fiksi sebelumnya. Novelnya yang di ambil berfiksi petualangan dan misteri. "Kok beda jenis?" Cya menatap Ken. "Diam. Jangan banyak nanya." Ken memutar matanya malas. Beberapa buku telah di ambil Cya. Ada 10 buku novel yang di beli, 2 romansa, 5 misteri, dan 8 buku pelajaran.
104.3K viewsCompletedAdded to Library 150 Times as resensi novel non fiksi
Read
+Library
Tanpa Restu

Tanpa Restu

*** Yanti berjalan menuju toko buku, ia sangat menyukai novel terutama bergenre Fantasi, menurutnya Fantasi bisa membuatnya ikut berkhayal akan kejadian yang menakjubkan. Cita-citanya ingin menjadi penulis novel, ia ingin bersekolah setinggi mungkin untuk menjadi penulis yang hebat. " Permisi pak saya ingin membeli novel ini, berapa harganya? " " 47.000 " " Ha..hah? "
4.5K viewsOngoingAdded to Library 138 Times as resensi novel non fiksi
Read
+Library
Ramalan Buku Merah

Ramalan Buku Merah

Sehingga terlihat sekali bahwa pemilik rumahnya adalah orang yang sangat perfeksionis. Ada yang menarik perhatian Airel. Ia melihat sebuah buku terletak begitu saja di atas bufet yang menempel ke dinding. Untuk menuntaskan rasa penasarannya, ia beranjak dari duduk dan melihat lebih dekat buku itu, ternyata sebuah novel kriminal. Ia pun membuka novel itu dan melihat-lihat isinya sekilas.
1014.8K viewsOngoingAdded to Library 488 Times as resensi novel non fiksi
Read
+Library
PREV
1
...
34567
...
9
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status