Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Renjana

Renjana

aku menggenggam tangan Irine, ia membalas genggaman tanganku dengan kuat, Ida juga menggenggam tanganku. 🍁🍁🍁 Sepulang sekolah, ku bulatkan tekad untuk datang ke Karyadi, sendiri, ku dengar dia mengalami retak tulang selangka, atau bahasa medisnya fraktur klavikula dextra, kemungkinan dia terjatuh dengan kondisi terentang atau jatuh dengan bahu yang terkena benturan, sehingga menyebabkan tulang selangka retak atau bahkan patah. Entah bagaimana ceritanya dia bisa jatuh atau cedera, kemungkinan dia mendapatkan itu ditempat kerja. Aku memasuki lorong yang sudah disebutkan oleh perawat dengan langkah gontai, mampukah aku melihatn
103.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 80 kali sebagai retak
Baca
+Pustaka
Petaka Mendua

Petaka Mendua

Bab93 Raka berusaha bersikap tenang, dia pun keluar kamar, setelah kembali merapikan, tas Tania tadi. Raka meraih ponselnya, dan menghubungi Sari. Setelah mengucap salam, Raka memberanikan diri, menanyakan uang ratusan juta itu. "Apa? Ibu tidak ada pinjam atau meminta uang itu, demi Allah," sahut Sari.
1099.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.7K kali sebagai retak
Baca
+Pustaka
KUKEMBALIKAN KEKASIHMU

KUKEMBALIKAN KEKASIHMU

Gadis itu melambaikan tangannya sebagai tanda perpisahan. “Iya, Sayang. Jangan bersedih lagi ya. Kamu harus semangat dan ketika kamu mengingat Andre, jangan lupa mendoakan dia, karena Andre pasti bahagia ketika mendapatkan doa dari gadis yang sangat dia cintai.” Renata mengecup keningnya, sebelum menutup kaca jendela mobilnya. Gadis itu mengangguk dan mendengarkan semua nasihat darinya. “Baiklah, Nak. Kalau begitu tante pulang dulu ya, Nak. Assalamualaikum,” ucap Renata seraya memberi salam kepada gadis cantik itu.
1.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 54 kali sebagai retak
Baca
+Pustaka
Tes

Tes

Aura Lika 12268
Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test
1.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 47 kali sebagai retak
Baca
+Pustaka
Pulang

Pulang

Api yang menyala besar membuat air mendidih begitu cepat, air yang meluap membasahi kayu yang terbakar. Desiran itu membuat Yotta kembali pada dirinya, gadis itu bangkit mengambil gelas dan membuat segelas teh hangat untuk orang yang sudah membantunya. "Mana Retno!!” Terdengar seseorang berbicara dengan nada tinggi di luar rumah. Suara itu membuat kegiatan Yotta terhenti, si gadis muda meletakkan sendok yang baru dipakai untuk mengaduk teh yang sedang dibuat dan segera berlari keluar untuk melihat apa yang terjadi.
103.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 130 kali sebagai retak
Baca
+Pustaka
Istana yang Retak

Istana yang Retak

Pria tua itu mengeluarkan sesuatu dari saku jaketnya. Sebuah kunci kecil. Berwarna perak. Ia menyerahkannya kepada Julia. "Apa ini?" tanya Julia. "Loker penyimpanan." "Loker apa?" Pria itu tersenyum lemah. "Tempat Kartika menyimpan salinan terakhir." Tubuh Bram langsung menegang. Salinan terakhir? Berarti bukti yang dicuri belum tentu satu-satunya. Masih ada cadangan. Masih ada harapan.
385 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 10 kali sebagai retak
Baca
+Pustaka
Pembalasan Dendam Sang Pangeran Mahkota

Pembalasan Dendam Sang Pangeran Mahkota

Lorong kuno kembali dipenuhi keheningan. Kabut putih masih mengelilingi Lucas. Justin. Dan Rafka. Meski doa Ellisha sempat memperlambat kutukan... retakan pada dinding batu belum benar-benar berhenti. KREK... KREK... Suara retakan kembali terdengar. Jagatra langsung menoleh. Tatapannya tertuju pada nama Lucas.
1.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 35 kali sebagai retak
Baca
+Pustaka
Di Balik Bayangan Makassar: Petualangan Aaron & ILHAM

Di Balik Bayangan Makassar: Petualangan Aaron & ILHAM

**##ARC2 -SEASON3: "Kelabang yang Tersisa"**,BAB 38: Sarang di Pusat Bumi** **PART 1: “Retakan Menuju Dalam”** Tanah masih berguncang setelah pertempuran terakhir. Retakan-retakan yang semula hanya menganga di langit kini merambat ke bumi, membuka celah-celah hitam yang memuntahkan hawa panas dari kedalaman dunia. Aaron berlutut, pedangnya terbenam di tanah sebagai penopang, sementara Ilham meraba dinding retakan dengan tangan yang bergetar. Dari dalam celah itu terdengar suara gemerisik—suara ribuan kaki kecil yang merayap, seolah ada hutan yang dipenuhi serangga.
101.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 57 kali sebagai retak
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status