Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
BANGKIT

BANGKIT

bisik Rabithah "Hei kelinci, gue denger apa yang Lo bisikan ke Aini." Rabithah tidak memperdulikan Reza dan Rama, ia menarik tangan Aini menuju kantin. Ketika mereka menuju kantin, Aini di hadang oleh junior mereka yang memberikan ucapan serta hadiah ulangtahun untuknya. "Terimakasih," ucap Aini kepada mereka semua. Mereka berdua melanjutkan tujuan mereka yaitu kantin. Aini memesan nasi goreng karena hari ini ia ulang tahun, sedangkan Rabithah memesan bakso kosong.
102.0K viewsOngoingAdded to Library 45 Times as rises
Read
+Library
RUSAK

RUSAK

Sarah memiliki wajah yang polos dan lugu, hal itu menjadi topeng yang membuat para pengagumnya tetap setia mendukungnya. Sarah pulang ke rumah saat keadaan rumah sepi, hanya ada asisten rumah tangganya yang sedang sibuk di dapur. Sarah berjalan menatapaki satu persatu anak tangga untuk mencapai kamarnya. Sarah berdecak beberapa kali karena merasa tangga itu lebih panjang dari biasanya. “Sialan! Kenapa sih bikin tangga? Nanti gue bangun lift di sini kayaknya.”
2.2K viewsOngoingAdded to Library 69 Times as rises
Read
+Library
RUSAK

RUSAK

Rima menghela napas, ditanya apa jawabnya apa sudah pasti bukan orang baik dilihatnya saja sudah sombong. "Safa sedang sakit dan tidak bisa diganggu." Jelasnya dengan suara masih sopan dan lembut. "Tapi saya ada urusan dengannya, saya atasannya." Rima memandang dengan sinis, karena pria yang ada di hadapannya terlihat angkuh dan sedikit memaksa."Mohon maaf pak, Safa sedang tidak bisa diganggu jadi silahkan anda pergi."
2.0K viewsOngoingAdded to Library 56 Times as rises
Read
+Library
YOU

YOU

Hal yang selalu Aluna sukai dari Xavier. “Dir, gue tinggal dulu ya.” “Hmm” Aluna dan Xavier berjalan berdampingan menuju meja barista, Aluna merasa seperti kurcaci yang berjalan bersisian dengan raksasa karena perbedaan tubuh mereka yang cukup kentara. Xavier memang lebih tinggi dari pada Aluna, tubuh laki-laki itu pun kekar dan berdada bidang ditambah kaos yang ia kenakan semakin memperlihatkan tubuh kekarnya dan otot-otot bisep di kedua lengannya, bisa dibilang body goals untuk ukuran laki-laki. Wajah Xavier pun terbilang tampan dengan kulit putih dan manik mata coklat tua yang semakin membuat para wanita menjerit dan terkesima melihat ketampanan Xavier. Sedangkan Aluna, gadis itu lebih pe
2.4K viewsOngoingAdded to Library 51 Times as rises
Read
+Library
Choice

Choice

Ray tersenyum sembari melambaikan tangan. Tertera nama Riyan di layar ponselnya. “Halo,” Ray menekan tombol lift. “Fira lagi tidur. Kenapa?” ditekannya angka 7. “Sore ini? Di rumah Kak Rei? Yang benar? Ok, deh, nanti aku kabarin kalau Fira sudah bangun. Thanks, Bro.”
102.2K viewsOngoingAdded to Library 49 Times as rises
Read
+Library
ROSES

ROSES

015. A JOURNEY FRNR00150 Setiap pagi, Varose selalu melakukan rutinitas yang sangat menenangkan. Jika di rumah, ia akan mengawalinya dengan secangkir air dan beberapa roti yang telah ia siapkan untuk setiap pagi sembari menikmati cuaca dan indahnya pagi hari. Namun, hari ini sangat berbeda. Rutinitas yang awalnya begitu menyenangkan dengan kesendirian, kini berganti membangunkan beruang yang sedang berhibernasi.
102.9K viewsOngoingAdded to Library 108 Times as rises
Read
+Library
Hoffen

Hoffen

gumam Trisha dengan bibir yang masih membentuk senyum. “Shaa!” panggil Vanda dari belakang dengan sedikit berteriak. Trisha kembali membalikkan tubuhnya menatap Vanda yang tengah melambaikan tangannya di depan lift. “Buruan! Lima menit lagi interview!” Trisha langsung mempercepat langkahnya mendekati Vanda dan berjalan masuk ke dalam lift. Trisha yang melihat Vanda sedari tadi senyum-senyum sendiri langsung memegang kening Vanda dengan telapak tangannya.
1012.5K viewsCompletedAdded to Library 476 Times as rises
Read
+Library
Mate

Mate

Intan Pitalokamatchedprendmine
Matahari benar-benar terik sekali membuatku semakin ingin menyerah untuk melanjutkan meniti anak tangga. Untung saja Mas Wira menuruti permintaanku. Akhirnya kami menepi untuk melihat-lihat pemandangan dari tingkatan ke-dua Candi Borobudur. Oh ya, Candi Borobudur ini emang tinggi tapi ada istilah tiga tingkatan, yaitu kamadhatu, ruphadatu, dan arupadhatu. Alfa dan Hafiz sibuk saling memotret satu sama lain. Mas Wira menemaniku, ia menyodorkan air mineral. Aku mengambilnya, dan membukanya.
104.0K viewsOngoingAdded to Library 99 Times as rises
Read
+Library
Rotate

Rotate

Untuk berdiri saja seharusnya ia tak kuat, tapi entah apa yang terjadi, lelaki itu kini berdiri tegak di depanku. “Lukamu baik baik saja?” tanyaku. Mungkin ini terdengar aneh, di situasi yang tak jelas ini, aku tak tahu reaksi apa yang harus ku berikan. Apa ia seperti ini karena gigitan Kerberos? Aku tak pernah tahu mereka memiliki virus yang bisa menjangkit manusia. Matahari sudah tenggelam sepenuhnya, sebentar lagi para penjaga akan berkeliling mengecek ruangan kami satu persatu. Aku tak tahu apa yang terjadi dengan Six, tapi firasatku berkata hal yang buruk akan terjadi padanya jika para penjaga menyadari keadaanya saat ini.
3.0K viewsOngoingAdded to Library 106 Times as rises
Read
+Library
PREV
123
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status