Dimanja Suami Kontrakku
Ia teringat dirinya yang dulu—perempuan yang berdiri sendiri di pemakaman, ditinggalkan oleh keluarga, dihancurkan oleh pengkhianatan, dan nyaris kehilangan satu-satunya darah yang tersisa.
Ia teringat Rex yang dulu—pria dingin, sembrono, merasa hidupnya cukup tanpa perlu pulang ke siapa pun.
Mereka tidak pernah jatuh cinta secara dramatis.
Tidak ada petir.
Tidak ada musik latar.
Cinta mereka tumbuh dari hal-hal yang tidak romantis, mengganti popok, menunggu demam turun, mengalah dalam diam, dan tetap duduk di samping seseorang meski lelah.