Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Persimpangan Pilihan

Persimpangan Pilihan

"Mending makan roti bakarnya keburu dingin nanti nggak enak" "..." "Mau aku suap?" tawaran itu keluar dari mulut Robby. Raline mengangguk pelan sambil menyunggingkan bibirnya karena Raline ingin merasakan kehangatan ini terjadi lagi. Dengan perlahan, Robby membuka bungkus roti bakar yang masih terasa panasnya dan ketika bungkus itu terbuka, aroma roti bakar serta rasa srikaya begitu menyerbak di hidung Raline. "Ahhhh lama banget aku nggak makan roti bakar srikaya ini" ucap Raline sambil memejamkan matanya karena menikmati aroma yang sungguh wangi itu.
106.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 209 kali sebagai roti bakar tunggal
Baca
+Pustaka
Istri Kedua Untuk Suami

Istri Kedua Untuk Suami

Rayan menjelaskan membuat Allura diam dan menyimak apa yang Rayan katakan. “Tahu isi, pikpik crispy, lumpia, mushroom borneo, chiken wings, onion rings, french fries, le mozzarella, crispy chicken, sosis bakar keju, kentang goreng, jasuke, batagor, pisang goreng, pisang bakar, pisang goreng buntelan, pisang bakar komplit, pisang goreng komplit, roti bakar, dan roti bakar istimewa,” ucap Rayan menyebutkan daftar menu yang sadang ada di tangannya sekarang.
1027.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.1K kali sebagai roti bakar tunggal
Baca
+Pustaka
Luka Hati Istri Yang Ditinggalkan

Luka Hati Istri Yang Ditinggalkan

Mama juga memberikan ciuman selamat pagi. "Lapar, Mah." Manjaku ke Mama, mungkin karena aku anak satu-satunya, sifat bermanja itu melekat kuat dalam diriku sampai sekarang. Meski sudah ada Prilly tetap saja tidak banyak berubah. "Mama Jani lagi buat roti bakar coklat. Kamu bikinin Ryan kopi sana. Sambil nunggu rotinya!" perintah Mama padaku. "Air panasnya dah hampir ndidih itu," ucap Mama Jani, yang sedang sibuk mengoles roti dengan selai coklat dan margarin.
10150.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.5K kali sebagai roti bakar tunggal
Baca
+Pustaka
Perjalanan Waktu: Gairah Liar Para Selir!

Perjalanan Waktu: Gairah Liar Para Selir!

“Tidak. Ini masih sama dengan kemarin, tapi dipanggang dengan cara yang berbeda.” Ranjani mengernyitkan dahi, menatap tungku itu dengan tatapan tidak percaya. “Ini ‘kan tungku untuk membuat ayam bakar dan ikan bakar,” kata Ranjani, “memangnya bisa untuk membuat roti?” Rajendra menganggukkan kepalanya dengan yakin. “Bisa. Seharusnya lebih baik.” “Ah, aku tidak sabar melihatnya jadi,” kata Kirana, matanya tak lepas dari tungku.
9.858.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.9K kali sebagai roti bakar tunggal
Baca
+Pustaka
Two Times

Two Times

Akupun membuka makanan yang dibawanya, terlihat roti bakar seperti kemarin hanya yang membedakannya roti bakar kali ini tidak ada taburan kacangnya. "Roti Bakar lagi? gak kapok karena kejadian kemarin??" ledekku kepadanya. Bara pun tertawa mendengarnya. "Siapa tahu setelah aku memberikan roti bakar kepadamu dia akan muncul di hadapanku lagi seperti kemarin Ra," ujar Bara dengan tersenyum kecil. Lara yang sedang mengunyah roti bakar itu langsung tersedak mendengar pernyataan Bara.
8.69.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 197 kali sebagai roti bakar tunggal
Baca
+Pustaka
Lelaki Impian Si Gadis Tak Sempurna

Lelaki Impian Si Gadis Tak Sempurna

Sedang aku sibuk menunduk dengan tetap memakai topi dan masker hitam agar tidak ada yang mengenaliku sebagai artis DJ yang tengah naik daun. Toko roti Minaki penuh dengan jenis roti yang membuatku lapar kembali. Ada satu etalase khusus di depan stand roti miliknya dengan sebuah roti yang bernama 'Jaikapan'. Roti yang dilapisi dengan butiran gula pasir kasar dengan lelehan mentega yang begitu menggoda. Roti itu disendirikan di etalase paling atas. Berbeda dengan roti lainnya yang berada di etalase kedua dan seterusnya.
10166.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 4.0K kali sebagai roti bakar tunggal
Baca
+Pustaka
Kita Beli Kesombongan Mertuamu, Nduk!

Kita Beli Kesombongan Mertuamu, Nduk!

"Pak Suroto mau makan juga?" "Roti bakar, ada, Mbak?" "Ada, Pak." "Saya roti bakar saja satu." "Saya gak usah. Saya cukup teh panas saja. Gak terbiasa untuk sarapan." Rekan Pak Suroto menolak dengan sopan disertai seulas senyum. "Baiklah kalau begitu. Mohon ditunggu, pesanan anda-anda segera kami siapkan." "Terima kasih, Mbak."
10144.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.3K kali sebagai roti bakar tunggal
Baca
+Pustaka
Suamiku Tidak Tahu Aku Banyak Harta

Suamiku Tidak Tahu Aku Banyak Harta

"Iya," Ia pun pergi membuat roti bakar. Entah kenapa aku sangat ingin makan - makanan yang banyak, seperti semalam di acara pernikahan Renata. Makanan yang dihidangkan sangat - sangat enak. Tak seperi biasa, aku begini. Biasanya cuma mencicipi sedikit saja. Sepuluh menit berlalu, roti bakan selesai. Aku menyantap dengan girang. Tanpa menunggu lama lagi, aku melahap habis roti bakar plus susu hangat.
1070.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.6K kali sebagai roti bakar tunggal
Baca
+Pustaka
Martabak Setan

Martabak Setan

jawab Zilga sambil merengut, bibir tipisnya terlihat mengerucut. "Bulan puasa gak boleh marah-marah! Entar pahala puasanya berkurang. Beli takjil yang lain saja kenapa sih? Kan ada Bingka, Risoles, Bakwan, Samosa, Rerokok dan masih banyak lagi kue lainnya yang dijual di sana. Apa semuanya juga habis?" "Gue cuma pengennya martabak, yang lain gak minat." "Ehm, ya sudah beli di warung lain saja!"
1014.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 460 kali sebagai roti bakar tunggal
Baca
+Pustaka
Rahasia di Balik Akad Nikahku

Rahasia di Balik Akad Nikahku

Terserah nanti mau dimakan yang rasa apa. "Cantiknya." Mentega, selai, dan roti yang aku padu padankan dengan sempurna sudah siap hanya dalam waktu beberapa menit. Kuletakkan tiga roti bakar di piring Bang Lana dengan rasa berbeda satu roti dengan selai coklat, satu roti dengan selai stroberi, dan satu lagi campuran keduanya. Sedangkan satu roti bakar dengan selai coklat kuletakkan di piringku sendiri, setelah semua siap aku mengambil susu dari dalam kulkas sebagai pelengkap lalu memanaskannya.
1012.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 288 kali sebagai roti bakar tunggal
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
9
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status