Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Gairah di Balik Tirai Kehidupan

Gairah di Balik Tirai Kehidupan

Ruangan mungil itu terasa hangat, jujur, dan menyambut—seperti pelukan yang tak banyak bicara, tapi cukup untuk menenangkan. Ukuran ruang hanya sekitar tiga kali empat meter, tapi sebuah jendela besar menghadap timur terbuka lebar, membiarkan cahaya pagi menyusup masuk dengan lembut. Alena berdiri di tengah ruangan, membayangkan kanvas tergantung di dinding, cat minyak yang mengering di palet, dan dirinya duduk bersila di lantai, melukis dalam keheningan yang damai. "Ini sudah termasuk listrik, air, dan Wi-Fi, Mbak. Kalau mau ambil kontrak setahun, bisa saya kurangin harganya sedikit," kata Pak Budi, pemilik unit itu, dengan senyum ramah.
3.6K viewsOngoingIdinagdag sa Library 103 Beses bilang ruang bahagia
Read
+Library
About Keenan

About Keenan

"Rumah bukan hanya tempat kita tinggal, tetapi tempat di mana hati kita merasa tenang dan diterima." -Keenan Aksara . . . Apartemen itu sunyi, hanya suara kipas angin yang menderu pelan di sudut ruangan. Cahaya remang-remang dari lampu meja mengisi ruang dengan kehangatan yang samar, tapi tidak mampu mengusir seluruh bayang-bayang di dinding. Di tempat tidur yang berantakan, Abhi terbaring lemah, tubuhnya diselimuti perban di beberapa bagian. Wajahnya masih menunjukkan sisa-sisa pertempuran yang baru saja dilaluinya—lebam, luka, dan rasa sakit yang belum benar-benar hilang. Namun, meskipun terlihat babak belur, kondisinya sudah jauh lebih baik.
102.0K viewsOngoingIdinagdag sa Library 73 Beses bilang ruang bahagia
Read
+Library
Selingkuh itu Ilmiah

Selingkuh itu Ilmiah

“Aku tidak butuh rumah besar. Cukup ada ruang untuk kita membaca, menulis, dan diam bersama tanpa merasa sepi.” Rayendra memejamkan mata, membiarkan bayangan itu mengisi benaknya. “Aku rasa, malam ini kita sudah mulai membangun rumah itu. Bukan dari dinding bata, tapi dari kata-kata yang tidak kita sembunyikan.”
927 viewsOngoingIdinagdag sa Library 25 Beses bilang ruang bahagia
Read
+Library
Sugar Baby for Sugar Mommy (Pacar Kontrak)

Sugar Baby for Sugar Mommy (Pacar Kontrak)

Juna merasa nyaman tinggal di rumah sederhananya, karena ia mempunyai keluarga kecil yang sudah cukup membuatnya bahagia. Memiliki sumber kebahagiaan yang bukan hanya sekedar materi saja. Sebaliknya, rumah Alan justru selalu dihantui ketidaknyamanan. Rasanya panas saat Alan berada di rumahnya dalam keadaan sepi, tanpa teman, tanpa Airish. ***
105.3K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 126 Beses bilang ruang bahagia
Read
+Library
Bahagia Usai Ditalak

Bahagia Usai Ditalak

Melihat arah pandangan sepasang Ibu, Anak ini membuat Oma Ica menganggukan kepala. "Tenang aja, asalkan saya setuju. Kean gak akan melarang kalian, jadi kalian nginep ya! Kamar di sini banyak kok, kalau bisa kita malahan bagus tidur di ruang tamu, tenang aja bawa kasur keluar biar badan gak sakit," tutur Oma Ica. Mereka akhirnya setuju, lalu Amanda langsung bersorak senang. Membuat si kembar yang tengah di jaga oleh pembantu terkejut dan menangis.
7.384.1K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 2.3K Beses bilang ruang bahagia
Read
+Library
Mendadak Jadi Ibu Susu Anak Atasanku

Mendadak Jadi Ibu Susu Anak Atasanku

Ruangannya luas dengan jendela besar dari lantai sampai langit-langit. Nate menggenggam tangan Mariana erat. “Aku ingin bulan madu kita kali ini berbeda. Bukan cuma soal mewah, tapi ketenangan dan kebahagiaan,” katanya penuh ketulusan. Mariana menatap laut yang berkilauan di bawah sinar matahari, lalu ke Nate. “Ini... indah banget,” ucapnya sambil tersenyum.
1037.5K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 750 Beses bilang ruang bahagia
Read
+Library
Cinta Sang Dokter Miliuner

Cinta Sang Dokter Miliuner

Radit hanya tersenyum, sebuah pujian spontan yang biasanya adalah kata kata jujur. “Terimakasih, saya berusaha membangun rumah sakit terbaik,” ucap Radit. Di kamar itu ada tempat tidur pasien, tempat tidur penunggu, kamar mandi nyaman, luas, bahkan dilengkapi bak rendam air hangat yang nyaman. Kamar luas, dengan perlengkapan canggih, sofa tamu, tivi datar, bahkan ada dua AC, lemari pendingin dengan isi lengkap, buah buahan, berbagai cake dingin dan minuman enak.
1.9K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 55 Beses bilang ruang bahagia
Read
+Library
Kebangkitan Menantu Terbuang

Kebangkitan Menantu Terbuang

Ternyata, lantai atas juga sangat luas dengan tidak banyak ruangan sehingga terkesan lapang dan nyaman. Ryan tersenyum melihat istrinya yang tampak kagum dengan bangunan rumah ini. Dan Ryan puas dengan semua yang telah ia pilih demi sang istri. "Apapun, demi kebahagiaan dan cintaku." Ryan berbicara lirih, berbisik di telinga istrinya. "Terima kasih, sayang."
103.5K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 113 Beses bilang ruang bahagia
Read
+Library
Bahagia Usai Berpisah

Bahagia Usai Berpisah

Ada ayunan kecil di samping rumah, bisa digunakan untuk bersantai, menghilangkan kepenatan. "Masuklah, jangan diam saja di situ," tegur Fikri yang masuk lebih dulu. "Rumah ini terlalu luas," ujar Zulfa pelan. "Em ... memang aku sengaja buat rumah yang luas. Agar kelak anak-anak kita bisa berlarian dengan bebas di sini," jawab Fikri. Zulfa tersenyum simpul. "Tapi, pasti lelah sekali bersihin rumah sebesar ini," katanya sambil tetap memindai setiap ruangan.
1046.6K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 1.3K Beses bilang ruang bahagia
Read
+Library
Akhir Bahagia Sang Putri

Akhir Bahagia Sang Putri

Bahagia karena Marvin selalu mampu membuat mamanya tertawa lepas. “Kalian ini sama-sama semangat kalau sudah gosip. Cocok sekali kalau sudah berdua. Mama jadi pembawa beritanya dan Marvin yang ngomporin pembaca,” ucap Teala. “Memang. Kamu tidak tahu kalau mama dan Marvin punya laman khusus untuk membahas gosip terkini dan panas?” ejek Safa. “Salahsatu beritanya tentang kenapa ada perempuan cantik yang tidak suka pacaran, sukanya ikut aksi, dan nongkrong di perpustakaan. Jomblo dari lama,” ujar Marvin.
104.1K viewsOngoingIdinagdag sa Library 94 Beses bilang ruang bahagia
Read
+Library
PREV
1
...
5678910
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status