Kakak Ipar Rasa Pacar
Ia menggeram kesal, matanya merah padam.
Pria paruh baya itu menatap Sean dengan tajam. Ia sudah menduga jawaban Sean, tetapi tetap saja hatinya terasa remuk.
"Brengsek!" maki Rudi, suaranya bergetar. "Mereka tega sekali! Perusahaan ini sudah bertahun-tahun berdiri, mereka tidak mau membantu sedikit pun!"
Sean terdiam, melihat Rudi yang mengobrak-abrik ruangannya. Ia melempar berkas-berkas, buku, dan semua barang yang ada di mejanya.