Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Mistpouffer

Mistpouffer

Dengan udara sedingin itu, dia tidak mau mengorbankan kesehatannya. Di sisi lain, Yumi tampak kelelahan karena berusaha menahan Arjuna yang sedang menjadi harimau. Berkali-kali dia menggunakan sapu untuk memukul Arjuna dengan kekuatannya karena Yumi terlalu lelah mengejarnya. Alora hanya melihat pemandangan itu sambil meminum jus alpukat yang ia buat. “Ini villa apa kebun binatang sih? Binatangnya beragam banget,” komentar Alora sambil duduk di kursi.
1.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 43 kali sebagai rum pum pum
Baca
+Pustaka
Sang Kupu-Kupu Malam

Sang Kupu-Kupu Malam

#30HariMenulisNovelBatch5 #Day4 #SangKupuKupuMalam #Part3 Sub judul: Lelaki Misterius Genre: Romance sad Nama: Rita Juwita Jumkat: 985 Jam menunjukkan sembilan pagi. Ayu masih saja bergeming di tempat tidur. Rasa lelah, muak dan sedih bercampur menjadi satu. Kantuk sudah hinggap sedari tadi. Namun, wanita cantik itu masih sulit untuk memejamkan matanya. Dia masih terus memikirkan ucapan Agni. Bagaimana perasaan anak gadisnya selama ini? Apakah tersiksa seperti yang dia rasakan?
103.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 86 kali sebagai rum pum pum
Baca
+Pustaka
Sang Kupu-Kupu Malam

Sang Kupu-Kupu Malam

Elora berjalan pelan di sepanjang lorong sempit yang dipenuhi dengan bau asap rokok dan desahan musik keras yang terdengar menggema dari dalam klub. Malam itu, udara di luar terasa dingin, namun tubuhnya berkeringat. Hatinya berdetak cepat, lebih karena kegugupan daripada rasa dingin. Langkahnya yang gemetar tidak bisa ia sembunyikan, meskipun ia berusaha keras untuk terlihat tenang.
943 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 21 kali sebagai rum pum pum
Baca
+Pustaka
RINTIK YANG MENGGENANG

RINTIK YANG MENGGENANG

“Morning kiss..” Perkataan yang akan keluar dari bibirnya tertelan saat bibirnya di lumat Ganesha. Seperti tidak memberi jeda untuk mengambil napas, Ganesha membaringkan tubuh Ganindira diatas sofa dan kembali menciumnya dengan dalam. Ciuman itu turun ke leher dan tulang selangka hingga membuat Ganesha melenguh. Ganesha menurunkan lingerine dari tubuh Ganindira hingga menampilkan payudaranya yang indah tanpa penghalang apapun. Dengan leluasa Ganesha kembali memberi tanda di sekitar payudaranya. Putting yang berwana pink pucat kembali menegang saat Ganesha mengecupnya dan mengulumnya layaknya sedang memakan lollipop. Sepertinya ini akan jadi hobi yang akan sering Ganesha lakukan setiap hari
3.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 123 kali sebagai rum pum pum
Baca
+Pustaka
PUDAR

PUDAR

Pak Yuda mengeret Alan untuk ia perkenalkan. "Salam kenal, Alan. Saya Puni Astutik, owner dari Swana Ghama. Kedepannya panggil saya, Ibu Puni saja, ya. Senang bisa bertemu denganmu" Ibu Puni Astutik menyalami Alan dengan senyum mengembang. Alan hanya tersenyum tipis sembari menjabat tangan itu. Farel pun berinisiatif memperkenalkan diri berikutnya agar suasana tidak canggung. "Salam kenal juga Ibu Puni, kami sangat senang bisa bekerjasama dengan anda. Ah, perkenalkan saya Farel, saya manager Alan."
583 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 16 kali sebagai rum pum pum
Baca
+Pustaka
Ry & Ruu

Ry & Ruu

Pipi Ry yang sebulat bakpao akan menggembung, mengundang sebuah cubitan gemas. [Emangnya Rin bisa ke sini sekarang? Rumah aku nggak pindah, lho, kita tetap tetanggan] - Ruu Ruu membubuhkan emoji tersenyum manis di belakang kalimatnya. Tak lupa sebuah stiker tertawa setelah pesan itu. Ruu yakin, Rin semakin kesal dengan pesannya yang baru saja terkirim.
4.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 91 kali sebagai rum pum pum
Baca
+Pustaka
Pasumpahan Tubo

Pasumpahan Tubo

[2] gumamnya. Hewan kecil berkaki banyak tersebut dibiarkan menyelinap ke dalam baju, tubuh renta itu menggelinjang bulu remangnya berdiri. Kaliamaia merayap masuk ke hidungnya, bekas jejak kaki membekas di permukaan kulit, memancarkan cahaya kehijauan. Kemudian menghilang masuk ke lubang nafas, berubah bentuk cairan minyak yang berwarna kehitam-hitaman.
104.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 146 kali sebagai rum pum pum
Baca
+Pustaka
Rumput Tetangga

Rumput Tetangga

ucapku sambil mencubit gemas pipi gembulnya. "Ohiya Mih, Lubi lupa heheh." Ruby pun berlari menaiki tangga untuk mengambil sepatunya. "Ruby hey, hati-hati nak. Nanti kamu jatuh lho." Aku hanya menggeleng melihat tingkahnya. Aku juga sangat bersyukur, karna Ruby tumbuh menjadi anak yang ceria dan juga mandiri, walaupun usianya baru 5 tahun.
2.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 74 kali sebagai rum pum pum
Baca
+Pustaka
Sangkur Pora

Sangkur Pora

Akhirnya aku bisa menemukan rumah wanita itu. Rumah Audi berbentuk rumah panggung yang terbuat dari kayu. Sedang atapnya terbuat daun rumbia yang telah menipis, perlu diganti. Rupanya keadaan keluarga Audi, bahkan sangat memprihatinkan dari keadaan keluargaku. Walaupun aku termasuk keluarga tak berada. Setidaknya, keadaan rumahku harus lebih banyak kusyukuri.
103.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 84 kali sebagai rum pum pum
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status