Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Cute Pumpkin & The Badboy

Cute Pumpkin & The Badboy

Terlihat sekali pria di depannya ini menyindirnya. “A-Anda—” “Aku gak akan makan kamu kok, Pumpkin, walaupun pumpkin cukup menggiurkan untuk dimakan, apalagi kalau jadi kolak.” “Kolak? Pumpkin?!” Ran berucap tak suka. “Nama saya bukan Pumpkin!” “Oh oke, kalau begitu, Labu?”
10214.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 6.6K kali sebagai rum pum pum
Baca
+Pustaka
DINODAI SEPUPU

DINODAI SEPUPU

Bara mengembuskan napas berat. “Saya, Pak!” ==========
5.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 109 kali sebagai rum pum pum
Baca
+Pustaka
PAPA MUDA

PAPA MUDA

PAPA MUDA 31 B Oleh: Kenong Auliya Zhafira Mengendarai roda dua kesayangan untuk jarak tempuh yang tidak terlalu jauh membuat Alsaki sampai tujuan dengan cepat. Senyum lebar menghias sudut bibir begitu saja ketika pria berstatus papa muda itu memasuki rumah dengan semangat empat lima. "Assalamu'alaikum ...," sapanya setelah membuka pintu dan melangkah menuju ruang tamu.
108.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 198 kali sebagai rum pum pum
Baca
+Pustaka
SANG KUPU-KUPU MALAM

SANG KUPU-KUPU MALAM

Bug! Pukulan demi pukulan dilayangkan Dante pada Julian. Amarahnya memuncak setelah mendengar penjelasan pria itu. Nick yang melihatnya hanya bisa melotot. Dia belum pernah melihat sahabatnya itu memukuli orang secara langsung. Bahkan teman-temannya mengira jika Dante tak tega memukul, biasanya dia menyuruh anak buahnya.
1.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 29 kali sebagai rum pum pum
Baca
+Pustaka
Rumah yang Semu

Rumah yang Semu

Tutup Raka. Sudah seminggu ini hujan tidak berhenti mengguyur kota Kediri. Ditemani secangkir kopi hitam, Diana menghampiri Raka yang tengah duduk sendirian di smoking area menikmati rintik hujan dan asyik memainkan game di handphonenya. “Eh gimana tadi ceritanya temen lu yang kemarin mas?” tanya Diana menghampiri Raka sambil duduk dan menyalakan rokoknya.
102.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 71 kali sebagai rum pum pum
Baca
+Pustaka
Runtuh di Tangan Karma

Runtuh di Tangan Karma

Hanya lelucon? Aku mengepalkan tangan erat-erat, sampai ujung kuku menancap dalam ke telapak tangan. "Mona itu kebanggaan divisi administrasi kami!" Seorang rekan kerja pria bertubuh agak gemuk berseru, "Kalau Pak Yansen sampai berani nyakitin Mona, kami satu divisi administrasi nggak akan diam aja. Perusahaan ini nggak akan bisa beroperasi seperti biasa!"
2.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 59 kali sebagai rum pum pum
Baca
+Pustaka
OUCH IT'S YOU

OUCH IT'S YOU

Melihatku yang mulai memperhatikannya, kulihat sedikit senyum tertarik di ujung bibirnya. "Kan aku panggil tuh. RUUUUUM. Gitu kan. Dia balik, nyamperin, tukutuk tukutuk," ceritanya serius sambil memperagakan langkah Rumi dengan dua jarinya. Nggak lupa juga memperagakan suara langkah temannya itu dengan suara yang terdengar seperti Hamtaro. "Ehh tapi kok jalannya makin lama makin cepet nih aku liat-liat. Tukutukutukutukutuk. Terus....BUGH!!!!!!" Ucapnya membuat bahuku sedikit terangkat. Kaget.
101.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 40 kali sebagai rum pum pum
Baca
+Pustaka
Rapuh

Rapuh

sahut Runi balik bertanya. "Nama gue Syam, salam kenal ya." jawab Syam melempar senyum. Runi pun membalas senyuman Syam dan melepaskan tangan Syam yang masih menggenggam pergelangan tangannya. Dan setelah itu Runi berlalu pergi menggunakan angkutan umum berwarna oranye itu. Syam yang sudah tidak melihat mobil yang membawa Runi pergi itu, akhirnya memutuskan untuk kembali ke kontrakan untuk beristirahat.
103.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 90 kali sebagai rum pum pum
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status