Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Tamu Di Rumah

Tamu Di Rumah

Di dalam rumah tersebut terasa sejuk. Juga ada kolam ikan begitu akan memasuki rumah. Terasa suasana yang begitu asri. "Selamat datang, Bu. Saya sudah membuat minum dan makanan ringan. Silakan dinikmati! Setelah Bu Reva merasa tidak cukup lelah nanti akan saya urut," tutur Bi Ira. Hendak meninggalkan Reva.
16.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 339 kali sebagai rumah ice cream
Baca
+Pustaka
Jatah Secangkir Beras Di Rumah

Jatah Secangkir Beras Di Rumah

Pemborosan listrik. Kulkas? Kulkas terpaksa tetap menyala karena jika dimatikan takut justru malah rusak. Walau isinya cuma ada air minum berbotol-botol. Aku bukan tak mau berusaha dan memanfaatkan yang ada. Misal, saat satu bulan lalu kuutarakan niat untuk berjualan minuman serbuk di teras rumah, mas Ilham mengamuk dan tak memberi aku izin. Ia khawatir ibunya datang lalu melihat keadaan kami yang kesusahan.
2.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 73 kali sebagai rumah ice cream
Baca
+Pustaka
Tak Semanis Madu

Tak Semanis Madu

Ice cream coklat lengkap dengan taburan almond sebagai toppingnya adalah favoritku. Kunikmati seraya memikirkan foto dan design apa yang akan aku berikan pada Abi besok. Kuambil gawai dan ku ambil asal gambar yang ada di sekelilingku. Kedai ice cream adalah salah satu tempat yang banyak dikunjungi oleh keluarga kecil untuk sekedar menghabiskan waktu dengan putra-putri mereka. "Aku rasa cocok," lirihku setelah kulihat hasil jepretanku. Namun, tak begitu jelas dan bagus karena kualitas ponselku kurang tinggi.
1065.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.2K kali sebagai rumah ice cream
Baca
+Pustaka
Rumah Lavender

Rumah Lavender

"Beliau udah lama kerja sama keluarga kita untuk mengurus ladang lavender di belakang." Ah, iya. Begitu lamanya tak ke sini, aku nyaris lupa bila di belakang rumah ada ladang lavender seluas lima hektar. Ladang itulah yang membuat rumah ini bernama 'Rumah Lavender', seperti yang tertulis pada plang di depan jalan masuk tadi.
2.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 63 kali sebagai rumah ice cream
Baca
+Pustaka
Housemate

Housemate

Nasha memang sulit tidur di kamar Keisha karena adik Satria itu menyalakan AC dengan suhu yang cukup rendah. Nasha yang sejak bayi terbiasa tidur dengan kipas angin tentu tidak tahan dengan sejuknya suhu kamar Keisha. Meskipun kamar di bakerynya memakai AC, tapi suhunya tidak serendah suhu AC kamar Keisha. Mungkin Keisha ingin menyaingi beruang kutub. "Kenapa?" Suara Satria serak dan matanya masih menyipit. Iya juga sih, ini kan hampir tengah malam.
103.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 69 kali sebagai rumah ice cream
Baca
+Pustaka
Ranjang Suamiku Yang Membeku

Ranjang Suamiku Yang Membeku

Seperti saat ini, Nendra tengah tertidur pulas, dan Lingga mengecek beberapa berkas yang di kirim Dimas untuk dia tandatangani secara virtual. Sambil melakukan panggilan, "Bia!" ucapnya setelah panggilan terhubung. "Iya, Pak?" jawabnya serius. "Setelah pertemuan dengan perusahaan Norea menemukan titik terang dan Deal, tolong carikan rumah di perumahan Green Eleven! Segera ya!" "Bang, Untuk apa membeli rumah di sana?" "Ini perintah!" tegas Lingga. Dia tidak ingin di atur-atur, dia masih harus berusaha untuk mendapatkan hati istri dan anaknya.
106.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 183 kali sebagai rumah ice cream
Baca
+Pustaka
Tertawan Gairah CEO Arogan

Tertawan Gairah CEO Arogan

Kimberley menoleh, heran dengan tatapan suaminya. "Pak Jack kenapa?" "Oh, tidak apa, kau sepertinya suka sekali, kalau kurang besok kita beli lagi, kalau perlu nanti akan aku belikan pendingin ice cream di mansion agar kau bisa makan ice cream puas." "Sudah, besok-besok saja, kalau sering nanti badanku bisa gemuk, Pak." "Kau gemuk pun tetap cantik, besok aku belikan lemari pendingin khusus ice cream."
102.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 45 kali sebagai rumah ice cream
Baca
+Pustaka
Madu Di Kamar Tamu

Madu Di Kamar Tamu

kata Sumi keberatan. "Maaf Bu, buat apa saya beli rumah ini dengan harga murah kalau rumah ini bukan rumah Ibu. Kata Ibu ini adalah rumah milik Ibu. Saya tidak mau berurusan sama polisi. Saya permisi," kata pembeli itu segera pergi dari sana. Dia memang tergiur dengan harga yang sangat miring daripada harga rumah pada umumnya. Tapi jika rumah itu tidak memiliki hak yang sah, maka dia tidak mau mengambil resiko besar.
2.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 66 kali sebagai rumah ice cream
Baca
+Pustaka
Ngakunya Pengangguran, Ternyata Penguasa Dunia

Ngakunya Pengangguran, Ternyata Penguasa Dunia

Creamy Mushroom Soup yang hangat, dengan aroma jamur yang kaya dan taburan peterseli di atasnya. Dan Chocolate Ice Cream Sundae yang indah—es krim cokelat dengan saus cokelat cair, whipped cream, cherry di atas, dan wafer renyah di sampingnya. Lily meneguk ludahnya sendiri melihat semua hidangan itu. Matanya melebar, mulutnya sedikit terbuka, dan air liur hampir menetes dari sudut bibirnya. "Ini... ini semua... pasti makanan mahal!"
1080.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.8K kali sebagai rumah ice cream
Baca
+Pustaka
AKU YANG KAYA DIA YANG SOMBONG

AKU YANG KAYA DIA YANG SOMBONG

doa suamiku panjang lebar, aku pun sontak mengaminkan juga. "Sudah ah ma gak usah bahas hal gak penting, lebih baik sekarang kita makan ice cream red velvet kesukaan mama di depan kolam ikan koi yang di belakang rumah." Aku langsung mengangguk, senangnya bisa menghabiskan waktu bersama orang tercinta. Tuing tuing tuing tuing Saat sedang menikmati ice cream tiba tiba gawaiku berbunyi tanda ada chat masuk.
1038.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.0K kali sebagai rumah ice cream
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
45678
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status