Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
JEJAK RINDU YANG TERLARANG

JEJAK RINDU YANG TERLARANG

sapa seorang wanita muda dengan senyum ramah, mengenakan seragam butik yang rapi. Luna tersenyum tipis. "Saya lihat-lihat dulu, ya, Mbak." "Baik, Bu, silakan!" Wanita itu mengangguk sopan, membiarkan Luna menjelajahi butik dengan leluasa. Luna memandangi gaun-gaun mahal yang terpajang, merasa asing di tempat seperti ini. Karena selama ini dia tidak memiliki pakaian dari butik mahal seperti ini. Ia tidak berniat membeli apa pun, hanya mencoba mencari petunjuk tentang sosok bernama Ratna.
2.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 104 kali sebagai sajak indah
Baca
+Pustaka
Penjaga Idaman

Penjaga Idaman

ujar Kastara mengiming-imingi bakso yang memang sangat enak di kampung mereka. “Aku lapar, Kastara … kau jahat sekali menawariku bakso yang belum tentu ada di sini,” jawab Shena sambil menghapus air matanya yang kembali menetes. Kastara tertawa geli melihat wajah Shena yang merah dan mata membengkak.
102.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 49 kali sebagai sajak indah
Baca
+Pustaka
Jadul Tapi Mantul

Jadul Tapi Mantul

kataku kemudian. "Apaaa?" "Aku dapat tawaran beasiswa penuh ke Amerika, ambil S-2, Mak," "Jauh' kali?" "Amerika itu di mana, Kak Butet?" tiba-tiba Cantik bertanya. "Jauh, Dek," "Sejauh apa?" "Jaih sekali," "Mana jatuhan dari Medan?" "Jauhan Amerika," "Amerika itu di mananya Jakarta?"
1080.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.7K kali sebagai sajak indah
Baca
+Pustaka
Sisa Rasa

Sisa Rasa

Rendra yang biasanya dikenal kaku dan dingin di kantor, mau tidak mau ikut berpose kocak mengikuti instruksi stafnya yang heboh. Sambil tamu-tamu menikmati hidangan mulai dari Wagyu Steak dengan saus truffle, hingga deretan hidangan laut segar serta dessert mewah yang menggugah selera, suasana kembali berubah meriah saat MC berteriak, “Dan sekarang, ada kejutan spesial dari sahabat-sahabat mempelai wanita!” Musik tiba-tiba berubah upbeat.
10832 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 21 kali sebagai sajak indah
Baca
+Pustaka
Jebakan Manis

Jebakan Manis

Saat aku masih belum puas, Liam mendekat dan menyodorkan segelas minuman. "Aku nggak minum lagi. Hari ini sudah terlalu banyak minum, kalau lanjut lagi aku nggak bisa pulang," tolakku sambil menahan sensasi aneh di bawah sana. "Ini bukan alkohol, ini jus pereda mabuk. Minum sedikit saja agar perutmu lebih nyaman.” “Apa kamu merasa nggak enak badan? Aku melihatmu terus duduk di pojok sendirian. Bagaimana kalau kuantar pulang saja sekarang?"
3.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 70 kali sebagai sajak indah
Baca
+Pustaka
WARUNG TENGAH MALAM

WARUNG TENGAH MALAM

kataku Aku melihat tanganku gemetaran, karena apa yang Iman ceritakan sangat mengerikan. Terutama bagian Indah meninggal dengan tubuh yang tidak utuh, terpotong menjadi dua bagian. *** Hari belum beranjak sore, namun banyak dari mereka sudah meninggalkan pekerjaanya. Sawah, ladang, juga karung-karung rumput liar untuk pakan ternak di dekat hutan mereka tinggalkan. Mereka sengaja pulang lebih cepat selepas salah satu warga mengajaknya berkumpul di saung Aki Karma, tempat para warga berdiskusi tentang masalah kampung.
9.8683.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 23.2K kali sebagai sajak indah
Tampilkan Ulasan (174)
Baca
+Pustaka
Astri Kurniasih
saya sudah tamat baca ini ya sama kutukan leluhur juga, buka pake koin berbayar Dannnn, setelah beberapa lama(berbulan2) saya mau nostalgia baca ulang, tau ga mas othor saya mesti buka lagi pake koin, semua kekunci lagi... plis atuh lah saya waktu itu buka koin pake uang bukan pake daun... KECEWA
pujangga manik
jangan lupa baca karya terbaru saya ya SEHARUSNYA KAU IKUT MATI ekslusif di Goodnovel baca juga karya saya yang lain WARUNG TENGAH MALAM (tamat) KUTUKAN LELUHUR (tamat) KAMPUNG HALIMUN (tamat) support terus ya, Terima kasih
Baca Semua Ulasan
SUSUK JAIPONG

SUSUK JAIPONG

“Abah Saya datang kemari di beri info dari ki Slamet.” “Ki Slamet?” “Iya, Saya dari Karawang Mbah dengan Lestari.” “Ya, Ki Slamet saya paham, Neng ada rencana apa datang kesini?” “Saya ingin pasang susuk Abah.” “Susuk apa Neng?” “Saya seorang sinden dan penari jaipong abah, kira-kira susuk apa yang pantas buatku?” “Susuk itu banyak Neng, ada susuk kantil, susuk emas atau susuk berlian, semua itu ada tingkatannya untuk membuka aura.”
1010.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 364 kali sebagai sajak indah
Baca
+Pustaka
Sangkur Pora

Sangkur Pora

Bukan hanya itu, tabir keindahan bukit Kantawan pun tersibak ketika matahari mulai menyingsing. Sungguh keindahan alam yang membuat hati berdecak kagum seraya memuji Sang Penciptanya. Maasya Allah. Ayah Ibu dan juga Dara kemudian menghampiri. "Kita naik lanting, Yuk!" ajak ibu. Wisata naik lanting atau bamboo rafting memang menjadi wisata andalan selain pemandian air hangat di Tanuhi dan air terjun Haratai.
103.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 81 kali sebagai sajak indah
Baca
+Pustaka
Atasanku, Suami Keduaku

Atasanku, Suami Keduaku

gumam Indah. “Ini sate paling enak. Tempatnya oke dan meski harganya di atas rata-rata dari sate umumnya, menurut saya sangat setimpal. Pokoknya kamu tinggal duduk aja karena saya sudah minta Sarah pesan tempat khusus buat kita. Perjalanan hari ini akan kamu kenang sepanjang cerita rumah tangga kita.” Arsya melirik Indah, tangannya terulur untuk menyelipkan segumpal rambut Indah ke belakang telinga. Sangat manis, pikirnya.
9.9358.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 9.0K kali sebagai sajak indah
Tampilkan Ulasan (189)
Baca
+Pustaka
juskelapa
Hai, pembaca. Kita sudah sampai di bab 280. Sekarang kita memasuki penghujung cerita Arsya-Indah. Terus dinantikan ya. Doakan setelah cerita ini selesai juskelapa menulis cerita baru sesuai rencana. Terima kasih untuk dukungan dan doanya selama ini.
Uswatunhasanah
isinya sangat mengharukan,rangkaian kata perkalimatnya mudah dimengerti .mudh dicermati,bahasanya ringan ,alurcerita membuat ketagihan dengan klanjutannya.dan yg oasti tidak mudah ditebak isi dan endingnya..
Baca Semua Ulasan
Salahkah Aku Mencintaimu

Salahkah Aku Mencintaimu

Semua mata tertuju kepada Arjun dan aku. "Wah, ada aroma BVLGARI di sini," kata Arjun sambil mengendus-endus tubuhku. Aku dan Diah saling berpandangan, ada perasaan tidak nyaman duduk sebangku dengan Arjun. "Itu jam tangannya jam mahal lo, mungkin seharga sepuluh tahun gajimu," ujar Arjun asal. "Bukan itu saja tasmu juga branded satu-satunya di Indonesia, edition limited kan? Begitu berkelasnya kamu, siapakah kamu, Mayang?" olok Arjun.
1012.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 439 kali sebagai sajak indah
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status