SUJUD TERAKHIR EMAK
Ia tak menyangka Paklik Anto secepat itu, baru tadi siang bicara padanya, sekarang sudah melangkah lebih jauh.
Orang tua Sita tampak tersenyum kaku. Ayahnya, seorang pria berusia senja dengan rambut memutih, menjawab hati-hati. “Terima kasih atas perhatian njenengan, Pak anto. Tapi… soal jodoh, kita ini orang kecil hanya bisa menerima apa adanya. Sita itu… ya biarlah kalau memang ada yang cocok, datang dengan niat baik, kami tak akan menghalangi.”