Jerat Cinta Sang Juragan
ujar serunya dengan tersenyum, Aji melihat sebentar pada kakak iparnya itu, lalu kembali fokus melipat kertas membuat pesawat baru.
Setelah menyimpan nampan di meja kayu, Suti kembali masuk ke dapur untuk melanjutkan pekerjaannya, sedang Seruni duduk di kursi kayu yang tersedia di sana, berhadapan dengan Aji terhalang meja.
"Minum dulu, Ji!" Seru Seruni mencoba bersikap layaknya seorang kakak ipar yang baik.
Aji mengangkat kepala, menatap Seruni lalu mengangguk. "Iya, Teh. Sebentar, tanggung ini," jawabnya sambil menunjukan pesawat setengah jadi yang tengah dibuat.
Hot Chapters