PASIENKU ADALAH ISTRI MANTAN
Tinggiku yang sekitar dada dokter Andi, membuatku bisa mendengar detak jantungnya dengan jelas.
Aku mendongakkan kepala ke atas. Ingin mengucapkan terimakasih pada dokter Andi, tapi gerakanku terhenti karena, "Jddduuggghhh, wadooowww!"
Dokter Andi rupanya terkena sundulan kepalaku yang mendongak secara tiba-tiba. Refleks kami saling melepaskan pelukan dan memundurkan langkah.
"Astaghfirullah mas, mon maap gak sengaja, lagian ngapain mas nunduk gitu kepalanya kek nyari kutu di kepala saya. Jadi kena sundul deh."