Wanita Yang Kau Pilih
“Iya, Pak saya juga sebenarnya berat, tapi... yah mau bagaimana lagi, tempat ini sudah menjadi rumah kedua untuk saya, saya harus membuat satu pilihan,”
“Benar, pak hidup memang pilihan.”
Sesaat dua orang guru paruh baya itu terdiam sibuk dengan pemikiran masing-masing, lalu mereka sama-sama berpamitan dan melangkah pergi menyelesaikan urusannya masing-masing.
Pak Edwin berjalan ke ruang guru, terasa ada yang mengganjal di hatinya, tapi sedapat mungkin dia berusaha meyakinkan diri kalau ini adalah keputusan terbaik yang harus dia lakukan .
Bab Populer