Diantar Ke Rumahku
Dengan akrab, dia menepuk keras bahu Idris, seolah hendak membangunkannya.
Idris merasa ada air mata yang menggantung di kedua sudut matanya. Mewakili mulutnya yang tak mampu berkata-kata, air matanya tiba-tiba menetes. Sudah lama sekali dia tidak menangis. Hari ini, dadanya begitu penuh oleh berbagai perasaan, membuat batinnya tak mampu menahan.
Begitu Idris merasa kuat untuk bangkit, dengan kaki masih bergetar, dia menghampiri Mama Sondang, dan membungkukkan setengah badannya untuk menyalam.
Bab Populer