Resep Rahasia Sang Pecundang
“Aku baru saja… kenalan lagi sama kaldu ini. Setelah tujuh puluh tahun, baru sekarang kami benar-benar saling mengerti.”
Di Sumatra Barat, di sebuah dapur yang dipenuhi asap kayu bakar, tangan Mak Rendang yang kapalan bergerak tanpa henti, mengaduk santan kental di dalam kuali besi yang legam. Ini adalah ritus, sebuah meditasi yang telah ia lakukan puluhan ribu kali. Namun, malam ini berbeda.
Sebuah gelombang keemasan yang tak terlihat menyapu dapur itu. Tiba-tiba, ia berhenti mengaduk. Anaknya, Siti, yang sedang memotong bawang, langsung menoleh.
Hot Chapters