Filtrar por
Estado de actualización
TodoEn cursoCompletado
Ordenar por
TodoPopularRecomendaciónCalificacionesActualizado
Sasakala

Sasakala

Tiba di jembata kecil, seorang nenek duduk dibawah seng sebagai atapnya dengan beberapa lukisan yang kanvasnya berbentuk persegi empat. “ Ini namanya Damar Kurung, Nyimas ” “ wah, aku pertama kali melihatnya ! ” Nyimas menjawab dengan mata berbinar. Nenek itu tersenyum ramah menyambut Arka dan Nyimas. Dia sedikit berdiri dengan merapikan dagangannya. “ mbah, aku mau beli damar kurung yang belum dilukis. Ada tidak ? ” tanya Arka “ oh ada nak, sampeyan mau beli berapa ? ”
9.82.9K vistasCompletadoAñadido a la biblioteca 104 veces como sasak lombok bungalow
Leer
+Biblioteca
Ibu Bayaran Anak Bos Tampan

Ibu Bayaran Anak Bos Tampan

Matanya memandang sekitar. Didominasi warna putih dan cokelat kayu, unit apartemen Sagara memiliki sebuah ruang keluarga yang langsung menyambut begitu masuk unit. Di sebelahnya, terdapat pintu geser kaca yang langsung terhubung ke balkon yang dilengkapi kursi santai. Bergeser ke kanan, ada dapur, ruang laundry, serta toilet. Sementara di seberang dapur, terdapat dua kamar tidur yang saling berhadapan.
1.3K vistasEn cursoAñadido a la biblioteca 52 veces como sasak lombok bungalow
Leer
+Biblioteca
Dokter Ajaib Dari Dunia Paralel

Dokter Ajaib Dari Dunia Paralel

Kamar tidur dengan kasur ukuran queen yang sudah termasuk lemari pakaian built-in. Yang paling menarik perhatian Peter adalah lokasinya. Dari foto-foto itu terlihat bahwa bungalow dikelilingi oleh pepohonan yang cukup lebat, memberikan privasi alami dari tetangga terdekat. Tidak ada gedung tinggi di sekitar, hanya rumah-rumah sederhana dengan jarak yang cukup jauh satu sama lain. "Berapa sewanya per bulan?" tanya Peter sambil mengembalikan ponsel.
1046.6K vistasCompletadoAñadido a la biblioteca 1.3K veces como sasak lombok bungalow
Leer
+Biblioteca
Pesona Panas Tuan Idol

Pesona Panas Tuan Idol

Asuki yang sempat tiga kali berhenti karena ingin ke toilet dan membeli beberapa makanan untuk Kento dan dirinya berhasil memasuki papan tanda desa Shirakawago. Terletak di Prefektur Gifu, Jepang. Desa Shirakawago terkenal dengan adanya rumah-rumah tradisional Jepang yang di sebut gasshō-zukuri, dimana atapnya menggunakan jerami yang dibuat sangat miring hingga 60° berbentuk seperti telapak tangan berdoa. Pada lantai atasnya juga dijadikan tempat untuk membudidayakan ulat sutra. “Kamu membawaku ke desa asalmu Asuki?” Kento tercengang begitu tahu mereka tiba di desa Shirakawago. Asuki memang tidak mengatakan padanya kemana mereka akan berlibur.
101.1K vistasCompletadoAñadido a la biblioteca 38 veces como sasak lombok bungalow
Leer
+Biblioteca
Jerat Cinta Masa Lalu

Jerat Cinta Masa Lalu

Ia bahkan tak yakin akan memulai sesuatu yang baru itu. Alexa menikung di tikungan terakhir. Setelah ini ia hanya perlu lurus sedikit maka perumahan tempat hunian mereka berada akan terlihat. Bale Pelangi, yang tertulis pada gapura selamat datang di pintu masuk. Secara bahasa, kata Bale yang Alexa tahu berasal dari bahasa daerah Lombok yang berarti Rumah. Ia sangat menyukai bagaimana perumahan ini begitu membumi. Alexa membuka kaca mobilnya dan menyapa satpam yang sedang duduk di posnya. Ia kembali melanjutkan perjalanan. Sejak pertama kali datang ke tempat ini, Alexa sangat menyukai nuansanya. Hijau dan asri. Beberapa pohon berukuran sedang ditanami di sebelah kiri dan kanan. Rumah-rumah di
5.4K vistasEn cursoAñadido a la biblioteca 146 veces como sasak lombok bungalow
Leer
+Biblioteca
Dihamili Calon Tunangan, Dinikahi Pewaris Tunggal

Dihamili Calon Tunangan, Dinikahi Pewaris Tunggal

kata Andra kepada Liung. “No problem, no problem. Silakan duduk.” Liung kemudian memberikan katalog beberapa jenis rumah yang dia buat kepada Sagara. “Ini, ada empat lagi yang belum terjual. Semuanya memiliki delapan kamar, enam kamar mandi, satu dapur, satu ruang tengah, satu ruang keluarga. Ada halaman kosong di depan dan belakang seluas masing-masing hampir dua ratus meter.
103.6K vistasCompletadoAñadido a la biblioteca 128 veces como sasak lombok bungalow
Leer
+Biblioteca
Terjerat Gairah Suami Kontrak

Terjerat Gairah Suami Kontrak

Alvaro memutar laptopnya, menunjukkan foto sebuah rumah yang bertuliskan 'Dijual'. Saskia menatap rumah itu. Dua lantai, dengan halaman yang cukup luas. Rumah standar untuk orang kaya. Warna catnya krem muda. "Aku ikut saja mana yang terbaik. Lalu, bagaimana dengan Mumu? Apa bisa kita pindah ke sana?" tanya Saskia, mengingat sang binatang buas kesayangan.
8.98.3K vistasCompletadoAñadido a la biblioteca 174 veces como sasak lombok bungalow
Leer
+Biblioteca
Bayangan Dalam Pandang

Bayangan Dalam Pandang

“Satoru-san, tadi sepertinya kamu bilang rumahmu jauh dari Tokyo?” “Aku juga punya rumah di Tokyo. Lima belas menit dari sini jika berjalan kaki.” “... Eh? Kalau rumahmu sedekat itu dengan kantor kita, kenapa kamu lebih sering tidur di sini?” “Hm... Nanti kamu akan tahu sendiri alasanku kalau kamu sudah melihat rumah itu.” -Dua puluh lima menit kemudian- Aku telah berdiri di depan sebuah rumah bersama Satoru-san. Sebuah papan kecil bertuliskan ‘Hongo’ dalam aksara Jepang, terpasang di samping gerbang masuk.
103.0K vistasEn cursoAñadido a la biblioteca 66 veces como sasak lombok bungalow
Leer
+Biblioteca
Asmaraloka

Asmaraloka

Wajah Arkha sangat tidak baik-baik saja. “Gak, Ki, gapapa disini aja, Cuma sebentar kok” Suara getar Arkha langsung terdengar di telinga Kiara. Ia khawatir, tentu saja. Bagaimanapun Arkha adalah temannya. “Mama Papa cerai, Ki. Arkha kesini cuma mau pamitan sama Kiara. Arkha capek, Ki kalo tetep disini, dioper mulu. Jadi Arkha mau tinggal dirumah nenek aja di Surabaya.” Arkha melihat tatapan sendu milik Kiara. Ia berusaha menahan tangisnya didepan wanita itu.
2.9K vistasEn pausaAñadido a la biblioteca 73 veces como sasak lombok bungalow
Leer
+Biblioteca
CELASEMARA (Haruskah aku melepaskanmu?)

CELASEMARA (Haruskah aku melepaskanmu?)

Ardan menghela napas sejenak sebelum melanjutkan bicara. "Perumahan ini, di desain kayak pedesaan di Swiss. Papi bilang kalau kamu ... suka waktu awal mula side plan di buat, kamu udah minta beli rumah di sini, dan sekarang kita tinggal di sini, La. Ayo, dong, bangun." Ardan terus mengajak bicara Sahila walau tak direspon dengan gerakan apa pun. Senyum Ardan terbit, ia sudah selesai membersihkan tubuh Sahila, juga menyisir rambut panjang istrinya begitu rapi, membuat kecantikan sang istri tetap terjaga.
9.789.0K vistasCompletadoAñadido a la biblioteca 1.9K veces como sasak lombok bungalow
Leer
+Biblioteca
ANTERIOR
123456
...
10
ESCANEA EL CÓDIGO PARA LEER EN LA APP
DMCA.com Protection Status