Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Suami Wasiat Kakek

Suami Wasiat Kakek

Sepanjang jalan keduanya hanya diam tanpa kata, membiarkan angin siang itu memporak-porandakan rambut Katarina di balik helm. “Sampek, turun, Kak!” seru Atalas saat sampai di sebuah cafe terkenal di jalan Suhat. “Ramai, Ta.” Katarina turun dengan bantuan Atalas. “Kalau sepi, hati aku, Kak,” ledek Atalas terkekeh. Katarina hanya diam tidak membalas lawakan Atalas yang garing, perlahan ia berjalan masuk ke cafe dan memesan matcha latte kesukaannya.
108.5K viewsCompletedAdded to Library 296 Times as satu atap cafe
Read
+Library
UNSPOKEN PAIN

UNSPOKEN PAIN

Cafe yang berada di atas puncak dan cafenya tepat berada di rooftop membuat para pengunjung sering dimanjakan matanya. "Dia awalnya bagi dua gitu usahanya. Trus, Pak Aldi yang punya pindah kota dan Barry tinggal bayar modal awal jadinya sekarang punya dia. Makanya dia mau rayain, jadi dia juga mau nyanyi nanti."
1025.0K viewsCompletedAdded to Library 999 Times as satu atap cafe
Show Reviews (33)
Read
+Library
Rizka Ahmed Syukri
Aduhh Nana kalo aku jadi kamu, stop sampai disini deh, mending malu n sakit ati dari sekarang (batal nikah) daripada nanti pas uda sah, lagian bahaya ini, si butbut aku peta aku prta bisa jadi obsesi nih sama Harry, nyawamu bahaya atau kamu bakal makan ati terus
Cute Ghost
Jadi ceritanya Ilana cemburu karena Harry terlalu perhatian sama adiknya, Adora. Sehingga orang-orang mengira kalau Adora dan Harry punya hubungan spesial jadi Ilana haris bertahan walaupun ia sakit hati.
Read All Reviews
Beta Romeo And His Rogue [ID]

Beta Romeo And His Rogue [ID]

Lampu terang berwarna kuning menjadi pilihan utama bagi pemilik kafe ini dengan furnitur yang terbuat dari kayu cokelat di berbagai sisi. Romeo lebih memilih duduk di rooftop kafe untuk menikmati indahnya langit malam. Walaupun ia terlihat mengenaskan daripada pengunjung lain yang membawa pasangan masing-masing. Romeo malah menggunakan bangku di depannya sebagai tempat kaki agar bisa diluruskan. Ini sudah cerutu kedua yang Romeo hisap. Bahkan lagu pengiring yang dimainkan pun ia tak bisa menghitungnya lagi. Jemarinya dengan luwes memainkan tablet yang sedang menampilkan diagram dengan berbagai data.
106.5K viewsCompletedAdded to Library 161 Times as satu atap cafe
Read
+Library
PEMBALASAN DENDAM SANG PEWARIS

PEMBALASAN DENDAM SANG PEWARIS

Setelah sampai di lantai 1, tampak Cafe Rumah sakit tersebut begitu luas dan segala jenis makanan sehat tersedia di sana. Aditya duduk di salah satu kursi pelanggan, kemudian memesan satu gelas kopi dan cake untuk sekedar mengganjal perutnya yang dari pagi belum diisi makanan apapun.
1093.3K viewsCompletedAdded to Library 3.5K Times as satu atap cafe
Read
+Library
Pelacur Berkelas

Pelacur Berkelas

Tian terkekeh mendengar pertanyaan dari Ara, sejak pertama melihat Ara ia sudah begitu jatuh hati pada gadis itu di tambah lagi dengan tingkah nya yang begitu polos dan terkesan apa adanya itu membuat Tian menjadi gemas sendiri. "Sekilas informasi, cafe ini milik ku Ara." Ucap Tian setengah berbisik. Ara mengangga mendengar nya, matanya berbinar. "Benarkah ini cafe milikmu Tuan? Kira-kira berapa harga untuk membangun cafe seperti ini?" Tanya Ara dengan begitu polosnya. Kembali Tian terkekeh mendengar pertanyaan dari Ara itu, "Tidak banyak kok, hanya--" Tian menggantung ucapannya sambil menatap Ara yang sedang menunggu jawaban itu.
9.711.9K viewsOngoingAdded to Library 440 Times as satu atap cafe
Read
+Library
Halte Cafe

Halte Cafe

Hingga membuat seorang pria mendongakkan kepala ke arah pintu masuk. "Selamat siang. Selamat datang di Halte Cafe," sambut Yuya sang Owner cafe. Mata pria itu sedikit menyipit tatkala melihat warna kelabu berpendar keluar dari tubuh Elea. Wanita dengan rambut diikat ke atas itu pun melangkah semakin jauh ke dalam cafe. Manik matanya berpendar ke seluruh ruangan. Dilihatnya, bahwa dindingnya berlapis batu bata cokelat. Tidak ada lampu yang digantung pada langit-langit. Melainkan sebuah tiang lampu minyak seperti London di zaman Jack The Ripper yang menyebar ke segala tempat.
2.6K viewsOngoingAdded to Library 97 Times as satu atap cafe
Read
+Library
ATURAN LANGIT!

ATURAN LANGIT!

Matanya yang biru sesekali menatap pemuda tampan yang ada di depannya. Dia adalah Audrey! Dan sosok yang berada tepat di seberangnya adalah Langit! Mereka berada di sebuah Roof Top Coffe Shop dekat kampus. Dengan atapnya yang sengaja dibuat terbuka. Dan hanya dipakai ketika hari sedang cerah saja. Jika hujan, Rooftop ini di tutup. Pemilik Cafe memilih konsep tersebut, karena sesuai dengan seleranya. Cafe tiga tingkat ini adalah kepunyaan keluarga Nadine, sepupu Audrey. Dengan nama Lunarian Cafe. Dan Audrey sengaja menculik Langit dan mengajaknya ke sana. Dengan satu tujuan, menginginkan kepastian dari Langit.
9.272.4K viewsOngoingAdded to Library 1.5K Times as satu atap cafe
Read
+Library
Pemulung Konglomerat 2

Pemulung Konglomerat 2

Angel pun mengikutinya dari belakang. Beberapa saat kemudian, tibalah mereka di salah satu Cafe yang terbilang cukup mewah. Dengan tampilan bangunan yang terbuka dan langsung menghadap kearah jalanan. Ada tiga lantai, dengan lantai yang paling atas terlihat seperti “Rooftop” yang dihiasi lampu-lampu. Mungkin, Cafe itu akan lebih terlihat bagus saat malam hari. Brum – brum! Brak!
9.3124.9K viewsOn holdAdded to Library 4.1K Times as satu atap cafe
Show Reviews (75)
Read
+Library
A_W
Halo, Kakak-kakak semua, wah udah lama ga update yak? Maaf ya, saya udah coba buat ngelanjut next bab nya, tapi sepertinya rada-rada susah gitu, hehe. Mungkin, efek dari ga bisa ngudut kali yak, wkwk, puasa... Tapi tenang, berhubung makalah untuk kuliah udah kelar, lusa saya udah mulai aktif lagi.
malapalas
BACA novel berjudul :FREL. Banyak kejutan di dalamnya. Selain tentang cinta segitiga yang bikin baper, gemes dibumbui humor dan mengharubirukan, kalian akan disuguhi dg persahabatan, keluarga, luka dan rahasia di masa lalu orangtua yang akan membuat cerita lebih seru dan menjungkirbalikkan perasaan.
Read All Reviews
Satu Atap Dengan Gundik Ayahku

Satu Atap Dengan Gundik Ayahku

Aku memutuskan pergi ke Cafe milik Arvin yang baru dibuka minggu-minggu ini, tempat yang dihias kekinian dan dipenuhi spot untuk Poto Selfi itu memang mulai ramai dikunjungi orang-orang, karena tempatnya yang bagus dan menu-menu dengan harga terjangkau. "Dih, orang sibuk baru nongol." Pemuda betubuh tinggi dengan hidung mancung itu langsung menyapa begitu aku masuk ke dalam cafenya.
1016.6K viewsCompletedAdded to Library 432 Times as satu atap cafe
Read
+Library
Kisah cinta bos mafia

Kisah cinta bos mafia

sungut Alex. "Tuh diseberang sana ada cafe yang menunya katanya enak bos apa kita makan disana aja?" usul Rianti. "Boleh lah Anti dimana aja!" sahut Dimas. Mereka pun menuju cafe yang dimaksud tersebut yaitu cafetaria sahabat. "Kamu mau pesan apa Anti?" tanya Alex. "Saya mau pesen Steak beef sama minumnya jus alpukat aja bos!" sahut Rianti.
11.1K viewsOngoingAdded to Library 254 Times as satu atap cafe
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status