Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Talang Mayan: Warisan Tekad Pemburu Darah Iblis

Talang Mayan: Warisan Tekad Pemburu Darah Iblis

Pow. Dewa Semaranta muncul di hadapan Talang Mayan, kemudian menarik tangan pemuda itu dan mulai menulis beberapa kalimat di tengah-tengah telapak tangannya. Beberapa saat kemudian, telapak tangan Talang Mayan mengeluarkan cahaya emas yang redup. “Aku menuliskan mantra di telapak tanganmu, cobalah arahkan pada tiga benda tersebut dengan niat yang mendalam!” kata Dewa Semaranta.
104.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 171 kali sebagai semata wayang
Baca
+Pustaka
Betrayal

Betrayal

Callis tidak begitu tahu tentang wayang, tetapi wayang itu dapat sedikit mengobati rindunya akan kampung halamannya. “Ibu sama Bapak suka banget sama kebudayaan Jawa. Bahkan, dulu saat Mom dan Dad mau nikah, Dad kudu belajar tentang adat-adat pernikahan tradisional Jawa biar dapet restu. Bahkan dulu di resepsi, Dad minta dengan khusus ada pertunjukan wayang. Sebenernya Dad pengen jadi dalangnya, tapi bahasa Jawanya belum lancar.” Mom terkekeh karena mengingat kenangannya berebrapa tahun yang lalu. “Dibandingin dengan Mom, Dad malah yang tergila-gila sama wayang. And … jadilah mansion ini.”
106.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 206 kali sebagai semata wayang
Baca
+Pustaka
LEAK

LEAK

▪▪▪▪¤▪°▪¤▪▪▪▪ Note: *Upacara mepamit: Sembahyang yang diadakan untuk berpamitan akan berpindah agama *Sekaa gamelan: Sebuah perkumpulan kesenian Bali *Banjar: Pembagian wilayah administratif di Provinsi Bali, di bawah Kelurahan atau Desa, setingkat dengan Rukun Warga
9.916.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 454 kali sebagai semata wayang
Baca
+Pustaka
Gairah Cinta Roosje

Gairah Cinta Roosje

BERSAMBUNG Keterangan Kata : 1. Wètan : Timur. 2. Saung : Gubuk peristirahatan (biasanya tanpa disertai dinding pelindung dan dibiarkan terbuka). 3. Dodoja : ujian/cobaan hidup.
3.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 144 kali sebagai semata wayang
Baca
+Pustaka
Dendam Membara Mas Tetangga

Dendam Membara Mas Tetangga

“Tante Lachlan (Atau bolehkah aku mulai saat ini memanggil beliau dengan Bunda juga?) berkata kalau kau suka sekali menu jepang atau korea...” Fayla mendengus lagi. “...Karena makanan dengan menu seperti itu terbatas di kota ini.” Anel melanjutkan seakan tidak mendengar tanggapannya. “Maka aku akan membawamu ke Merugame. Jika kau tidak keberatan.” “Well, tidak ada yang lebih enak dari suasana pengap ditambah dengan kuah panas.” Fayla tidak punya cukup tenaga untuk mencari alternatif. Ia sudah terlalu lelah.
101.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 49 kali sebagai semata wayang
Baca
+Pustaka
Sangkur Pora

Sangkur Pora

Wisata naik lanting atau bamboo rafting memang menjadi wisata andalan selain pemandian air hangat di Tanuhi dan air terjun Haratai. "Devi gak bisa berenang, Bu," tolakku. "Nanti dipakein pelampung juga kok mbak Devi, safety kok. Ikut ya!" bujuk Dara. "Si Adry mana?" tanya Ayah. "Mas Adry tadi lari pagi, Yah. Tau kemana gak balik-balik." "Bener nih gak mau ikut?" Lagi-lagi ibu mertua membujukku naik bamboo rafting.
103.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 120 kali sebagai semata wayang
Baca
+Pustaka
Istri Bayaran Semesta

Istri Bayaran Semesta

beo Semesta memicingkan mata menatap Humaira. “Lah terus harus panggil apa, Pak, Tuan atau—” “Terserah.” Semesta berbalik membelakangi Humaira, kedua tangannya ia masukkan ke dalam saku celana. “Saya cuma mau menegaskan kalau saya mau menikahi kamu karena mama saya dan jangan pernah berharap kalau saya akan menyukai kamu.”
1.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 32 kali sebagai semata wayang
Baca
+Pustaka
SEMALAM DENGAN PREMAN

SEMALAM DENGAN PREMAN

Keduanya duduk di depan warung yang bertuliskan ‘buka 24 jam’ Warung ini seperti warteg, tapi tidak juga seperti warteg. Dipenuhi dengan lampu-lampu membuat sekeliling yang gelap terlihat terang. Terlihat nyaman untuk dinikmati di malam yang dingin ini, apalagi ditambah adanya penjual sate, jagung dan makanan yang dibakar lainnya, menambah kesan betah untuk siapa saja yang mampir. “Mau minum? Teh, susu, kopi atau—”
103.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 133 kali sebagai semata wayang
Baca
+Pustaka
CARI JASADKU, BU

CARI JASADKU, BU

Surti bersimpuh di depan sang dukun sambil menatap dukun itu dengan penuh harap. Dukun itu mengeluarkan sebilah keris tajam, meletakkannya di atas nampan bunga tujuh rupa. Dukun itu lalu mencium keris dan mengeluarkan keris dari sarungnya secara perlahan-lahan seraya memejamkan mata dan merapal mantera. "Jalmo tuwo jalmo enom, niat ingsun amatek ajiku Semar mesem. Aji mumpung mut-mutanku inten.
1017.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 481 kali sebagai semata wayang
Baca
+Pustaka
TUAN MUDA YANG MENYAMAR

TUAN MUDA YANG MENYAMAR

“Aku hanya ingin memastikan bahwa lukamu sudah bersih dan terolesi obat dengan sempurna.” “Em, ya. Makasih.” Kugerak-gerakkan kerudung bagian dada. Memang temperatur dalam kamar mendadak berubah suhu, lebih panas dari sebelumnya setiap kali Salsa mendekatkan tubuhnya. “Aku merasa terkejut karena kamu bilang anak seorang kiai, bukankah mereka para ning tidak boleh keluar dari pesantren. Apalagi sendirian begini?”
107.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 187 kali sebagai semata wayang
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
345678
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status