SUAMI YANG SEMPURNA
Widuri merasa muak.
"Lho ..., gue nggak mengada-ada, Ais. Mungkin benar ayah lo memang ayah yang baik, jujur, dan setiap. Tetapi, pada kenyataannya, kita benar-benar nggak tahu bagaimana yang terjadi, kan? Bisa jadi, semua itu bullshit, Ais! Nggak ada manusia yang sempurna. Mungkin, lo bisa mengurangi bangga-banggakn ayaho melulu, karena kalau semua itu jauh dari ekspektasi Lo selama ini ... lo sendiri yang bakal merasakan sakit!"