Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Sebening Senja

Sebening Senja

Senja ragu melanjutkan kata-katanya. "Mungkin apa?" Bening menatap lama ke arah Senja. Raut lelaki itu tampak gusar. "Mungkin ia tau ada seseorang yang lebih pantas untuk gadis itu," ucap Senja lemah. "Itu hanya mungkin, kan?" sergah Bening. "Atau memang dia terlalu pengecut," lanjut Bening lagi. "Tak mungkin seorang Patih Gajah Mada memiliki sifat pengecut."
2.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 79 kali sebagai senja bahasa sansekerta
Baca
+Pustaka
Janji Suci Yang Terbagi

Janji Suci Yang Terbagi

Mas Bram bangun dari kursinya. "Iya, Mas. Makasih sudah mampir," Aku juga ikut bangun. "Sampaikan salam pada Bapak dan Ibu," "Iya, Mas. In syaa Allah," "Assalamu'alaikum," ucap Mas Bram berpamitan. "W*'alaikumsalam," jawabku *** Mohon dukungannya ya readers 😊 Ikuti cerita ini, klik like, dan tinggalkan jejak di komentar. Makasih
23.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 624 kali sebagai senja bahasa sansekerta
Baca
+Pustaka
SENJA YANG KELABU

SENJA YANG KELABU

ungkap Angkasa. Sari dan Wina saling melirik, apakah akan datang atau tidak, belum juga mereka menjawab, Sinta datang menghampiri Angkasa dengan wajah cemberut. "Kamu ngapain disini, malah asik - asik ngobrol sama cewek, aku ditinggal gitu aja didalam," ucap Sinta dengan nada ketus dan mata yang melirik tidak suka ke Sari. Sinta melanjutkan kata - katanya. "Oh aku tau, tadi kamu panggil dia Sari, Sari yang diceritakan Rama, bukan? mau ngapain dia, sok kecentilan ganggu cowok orang, belum cukup buat Rama memukul Angkasa gara - gara kamu," menatap Sari dengan sinis, dengan mata melotot.
4.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 89 kali sebagai senja bahasa sansekerta
Baca
+Pustaka
Seruni Senja

Seruni Senja

jawab Dasra. “Kamu gila ya, kalian kan satu desa, masih saodara juga,” kata Guntur. “Ingatlah Dasra, kamu tidak boleh menyukainya atau mencintainya, kita sudah di haruskan untuk mundur pelan-pelan,” kata Irsab. “Sudah lah jangan bahas ini lagi, yang berlalu biarlah berlalu jangan di kenang yang sedih-sedih kenanglah yang indah-indah,” kata Ira..
106.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 140 kali sebagai senja bahasa sansekerta
Baca
+Pustaka
Kekasih Suamiku

Kekasih Suamiku

Ikhlas itu memang berat. Janu Radeva. Kekuatan untuk hidup dan pembawa kebahagiaan, dalam bahasa Sansekerta. Nama itulah yang disematkan Airin pada nisan kecil yang tertancap di tanah merah pemakaman. Sama sekali tak menautkan nama Bayyu di sana. Biarlah itu menjadi anak Airin seorang sebab Bayyu pernah tak mengakui kehadirannya. Masih sakit hati Airin jika mengingatnya.
9.926.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 668 kali sebagai senja bahasa sansekerta
Tampilkan Ulasan (26)
Baca
+Pustaka
Chafila Anggun
Sinopsisnya sangat keren & gaya penulisannya sangat bagus. Benar² membuat larut dalam alur cerita,penempatan emosi pd setiap karakter sangat pas,alur cerita selanjutnya juga susah untuk ditebak,selain itu membaca ceritanya bikin merinding. Semangat menulis ya Bu Silvi,ditunggu part selanjutnya❤
NURUL LAILI MUFIDA
ini mungkin krn novel ya tp klo di dunia nyata sy sngat menyayangkan sifat dan sikap airin yg mau sj diduakan....jadilah wanita yg punya harga diri, jalan cerita diawal bagus tp klo airin tetap bersama bayyu sepertinya terlalu enak di bayyu datangkan pendamping yg bisa menghargai seorang wanita
Baca Semua Ulasan
Sebening Tirta

Sebening Tirta

Kalimat itu lagi, entah ada apa dengan kepala Ganesha hingga setiap kali ada sesuatu terjadi, kalimat yang pertama terlontar darinya selalu kalimat itu. Ngapain, Lang. Sedang apa. Ada apa? Dia gak bosan ya, dengan diksi menjemukan macam itu? Dasar saintis koleris! “Lu gak lihat muka gue kena adonan? Air, air ... buruan!”
9.33.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 133 kali sebagai senja bahasa sansekerta
Baca
+Pustaka
Sang Ksatria Malam

Sang Ksatria Malam

Bagaskoro hanya bisa memperhatikan dengan seksama, karena ia sam sekali tidak paham tentang bahasa sansekerta. "Bagaimana kang? Apakah ada sesuatu yang menarik untuk dipelajari di sini?" tanya Bagaskoro. "Sebentar, aku masih belum selesai membaca daftar isinya. Aku agak kesulitan membaca bagian daftar isi. Karena, ada beberapa catatan yang sudah terkena air dan luntur," jelas Bajulgeni. "Okelah kalau begitu, aku akan berbaring dulu. Tolong nanti, kalau ada sesuatu yang menarik aku dibangunkan ya. Hehehehe, maklum aku bisa mendengar setidaknya penjelasan dari mu nanti. Karena aku tidak mengerti bahasa ini," ucap Bagaskoro. "Oh jadi kau bertanya kepada ku ada sesuatu yang menarik atau tidak ka
102.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 114 kali sebagai senja bahasa sansekerta
Baca
+Pustaka
Terjerat Cinta Kakak Ipar

Terjerat Cinta Kakak Ipar

Tersenyum, selanjutnya dia mengajak Juan untuk memanjatkan doa hingga setelah beberapa menit berlalu, doa selesai. "Kak, aku datang ke sini buat kasih kabar bahagia," ucap Senja, memulai obrolan. "Aku udah lahiran dan anak aku laki-laki. Namanya Sebastian Dierja Bimasena, Kak, dan Kiran sama Caca kelihatan sayang banget sama adik mereka."
1032.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 980 kali sebagai senja bahasa sansekerta
Baca
+Pustaka
CEO Galak, Cintai Aku!

CEO Galak, Cintai Aku!

maki Mentari. “Some mouth you have there, my little devil,” sahut Senja tak kalah sarkas. Dia segera membawa Mentari menuju halaman rumah Jingga. “Lo akan menyesal karena udah bicara nggak sopan sama gue, anak kecil,” lanjut Senja, memutuskan untuk menggunakan bahasa tidak baku juga terhadap Mentari yang sedang mengamuk hebat.
109.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 365 kali sebagai senja bahasa sansekerta
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status