Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Katamu Uang Tak Kenal Saudara

Katamu Uang Tak Kenal Saudara

Mbak Anisa mengalihkan obrolan. Aku mengangguk. "Kayaknya bukan karena makanan, lho, Dek ... lebih ke pikiran. Soalnya, banyak penyakit kambuh gara-gara pikiran. Aku aja kalo spaneng mikirin kelakuan bocah, duh tensiku naik, haha. Makanya sekarang Mas mu selalu nasehatin nyuruh selow mikir," kelakar Mbak Dewi.
7.840.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.5K kali sebagai sesat pikir
Baca
+Pustaka
The New Man (Manusia Baru)

The New Man (Manusia Baru)

Fikiran travelling mencoa mengubah setiap perjalanan seperti yang dimau. “Kenapa tiba-tiba atmosfernya berubah ya?” Sati berbicara sendiri ketika ada sesuatu hal yang diangggap tidak beres. “Ada vibrasi yang energinya kuat, tapi apa ya? Kenapa tidak enak.” Sati berfikir dan melihat ke arah sekitar. Perubahan tekanan di atmosfer sekitar seperti ada seseorang yang mencoba terhubung kepadanya. Dengan fokus Sati mempelajari garis-garis energi yang telah sampai disekitarnya.
104.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 91 kali sebagai sesat pikir
Baca
+Pustaka
Kehangatan Pelukan Tetangga

Kehangatan Pelukan Tetangga

"Apa yang sebenarnya kamu pikirkan, mas?" "Alah, brisik amat kau! Barang ngga guna kayak gitu sudah semestinya dibuang ngapain disimpan segela. Bikin sesak dan ngga ada tempat," balas Adit ikut membentak. "Kau itu sekarang ngga usah ikut campur urusanku!"
10976 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 37 kali sebagai sesat pikir
Baca
+Pustaka
TUAN MUDA WIJAYA YANG BERGAIRAH

TUAN MUDA WIJAYA YANG BERGAIRAH

Mereka disebut The Thought-Eaters (Para Pemakan Pikiran). "Tuan Surya," ujar Sarah Vance dengan nada serius. "Entitas ini adalah parasit yang tertarik pada intensitas kehendak bebas kita. Mereka tidak ingin menghapus kita, mereka ingin 'memanen' pikiran kita untuk energi mereka sendiri. Jika mereka masuk, rakyat kita akan kehilangan kemampuan untuk berimajinasi—mereka akan menjadi mayat hidup yang tidak punya keinginan."
988 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 26 kali sebagai sesat pikir
Baca
+Pustaka
Silakan Menikah Lagi, Mas!

Silakan Menikah Lagi, Mas!

“Alhamdulillah, ada penolong dari orang lain melalui perantara kebaikan-kebaikanmu. Tetaplah menjadi adik yang saleh seperti ini.” “Kadang, pikiranku ini aneh Mbak. Aku suka membayangkan kalau Mbak dan Ustaz Sauqi itu bersatu.” “Kamu nggak boleh berpikir ngawur gitu, Zam. Ingat, kamu sedang menjaga hafalan. Jadi, jangan kotori pikiranmu dengan hal-hal dosa kayak gitu.” “Iya, aku tahu itu nggak boleh. Tapi, pemikiran itu tercetus begitu saja dan terus mengusik.”
1064.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.9K kali sebagai sesat pikir
Baca
+Pustaka
Gadis Lugu Milik CEO Duda

Gadis Lugu Milik CEO Duda

Entah kenapa dia suka sekali menggoda gadis itu. "Yang itu ...." Seika tidak melanjutkan kalimatnya karena bingung memilih kata-kata yang tepat. "Kalau bicara yang jelas karena saya tidak bisa membaca pikiran kamu, Seika." Seika menggeram kesal karena Devan tidak memahami maksudnya. "Tante Diana pasti mengira saya dan Bapak sudah melakukan hal yang tidak-tidak. Bagaimana ini, Pak?" Devan menghela napas panjang. "Kenapa kamu cemas sekali, Seika? Memangnya kita melakukan apa yang mama saya pikirkan? Tidak, kan?"
10387.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 10.1K kali sebagai sesat pikir
Baca
+Pustaka
Demi Anak Suamiku, Kurela Jadi yang Kedua

Demi Anak Suamiku, Kurela Jadi yang Kedua

Tentang; LAKI-LAKI MENGEDEPANKAN PIKIRAN, SEDANGKAN PEREMPUAN MENGEDEPANKAN PERASAAN Sebenarnya hal tersebut real, tidak? Seringkali yang namanya pikiran selalu diutamakan atas perasaan. Bukannya justru perasaan itu yang menentukan terlaksananya apa yang disampaikan oleh pikiran? Akan tetapi, perasaan juga pasti punah dari kewarasan jikalau tidak mendapati penyaringan.
103.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 111 kali sebagai sesat pikir
Baca
+Pustaka
Tetanggaku Rajin (Minta)

Tetanggaku Rajin (Minta)

Mbak Kiki Buka Warteg “Kenape, sih, Rin? Jadi elu yang histeris begitu?” “Aneh kamu, Mbak! Aku suruh tulis apa yang ada di kepala itu bukan kutu! Tapi ide yang muncul dari pemikiranmu sendiri!” “Lah jadi apa, dong? Elu ngomongnya begitu, ya gue ikutin, lah.” “Bahkan kamu lupa kalau di kepalamu juga ada otak, kan?”
108.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 327 kali sebagai sesat pikir
Baca
+Pustaka
PAPA MUDA

PAPA MUDA

Jarak yang perlahan bertambah dekat sungguh membuat pikiran melayang kemana-mana. "Kenapa pikiranku jadi tidak karuan begini tiap Mas Al, berubah menjadi manis. Hei, Otak! Kenapa susah sekali mengajak kamu berpikir positif! Aku nggak mau terjebak di antara masa lalu yang masih seperti benalu." ---------***--------- Bersambung
108.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 195 kali sebagai sesat pikir
Baca
+Pustaka
Pawang Cinta Ternyata Jodoh

Pawang Cinta Ternyata Jodoh

"Otak tak diciptakan untuk belajar, tapi untuk berpikir dan berpikir. Jadi, berpikirlah jika kamu nggak belajar, apa kamu mau jadi orang bodoh? Berpikirlah kamu, kalau nggak belajar, apa bisa kamu mencapai kelas tiga SMA. Bahkan jika nggak belajar, aku tak yakin otakmu akan tahu kalau satu ditambah satu hasilnya jadi dua." Selamat tinggal kemenangan. Padahal ia sudah berpikiran baik tentang Zean, tapi apa hasilnya? Tetap saja dia masih berada dipihak Ken. Apa dia suka PHP? Tadi membuatnya tertawa lebar, sekarang malah seolah menendangnya jauh ke luar angkasa.
103.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 84 kali sebagai sesat pikir
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status