Mutiara Sang Rahwana
ucap Bima sambil menyodorkan roti isi cokelat yang sempat menjadi kesukaan Tiara.
Tiara mengambil roti yang Bima sodorkan, tapi tak berniat memakannya. Nyeri di perutnya membuat dia tak ada tenaga lebih, sekadar untuk mengunyah, sekali pun.
Samar-samar terdengar suara lantunan ayat-ayat suci. Rupanya Bima sedang berzikir dan membaca beberapa surah yang dihafalnya.
Semakin hari, Tiara semakin mengagumi lelaki di sebelahnya itu. Dia bahkan tak lagi dapat menemukan satu pun alasan untuk membencinya. Bersamanya, Tiara seolah memiliki alam semesta.
الفصول الرائجة