Satria Roh Suci
Bersama dirinya, ada Sisadano yang telah mengeluarkan senjata berupa tombak sepanjang satu depa.
“Dia adalah bagianku!” Gantarong melompat beberapa kali, lalu kini berdiri di belakang Rawai Tingkis. “Sisadano, dia telah mempermalukanku di hadapan banyak orang, aku ingin membunuhnya dengan tanganku sendiri, jangan mengganggu pertarunganku!”
“Tidak masalah jika kalian berdua ingin melawanku bersama-sama!” ucap Rawai Tingkis, “aku akan melayani kalian dengan senang hati.”
Hot Chapters