Gemintang
netra gadis itu mengarah pada lengan kemeja sekolah Arusha yang tak tergulung, menampilkan bayang bekas luka yang cukup banyak.
Arusha buru-buru menutupinya.
“Lo nggak usah panik, gue nggak akan bilang siapa-siapa,” gadis itu tersenyum dan mengulurkan tangannya.
“Gue Rea, lo siapa?”
Uluran tangan itu ternyata akan membawa Arusha ke fase lain dalam hidupnya, fase yang tak pernah ia bayangkan sebelumnya.
***
ตอนยอดนิยม