Pungguk Merindukan Bulan
Ada wastafel dia sana dan itulah benda yang sangat diperlukan sekarang.
"Sei, kamu nggak apa-apa, kan?" Welas memijat-mijat leher belakang Seika. "William, tolong ambilkan minyak angin!"
"Oalah Noni, Noni! Katanya sudah sembuh tadi, kok malah muntah-muntah begini?" Bibi membalurkan minyak kayu putih ke seluruh punggung dan perut Seika, penuh sayang. Mulutnya boleh saja melontarkan berbagai macam okelah tetapi bukan berarti tak lagi menyayangi. Justru karena sayanglah, berbagai macam omelan itu tercipta dengan sempurna. "Sudah Noni, masih mau muntah lagi?"
Bab Populer