Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Bisikan Tengah Malam

Bisikan Tengah Malam

Bisik Atikah lembut, saat memijat punggung menantunya itu. Hendra mencoba tersenyum, namun dia justru seperti meringis, menahan gejolak yang tak bisa ditangguh. Dua gunung kembar Atikah padat besar menempel lembut di bagian belakang tubuhnya, membuat denyar halus pada ujung kelaminnya. Apalagi, paha Atikah betul-betul licin mulus, yang selalu tersaji dalam rok mini super ketat.
3.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 77 kali sebagai sikat punggung
Baca
+Pustaka
BANGKIT

BANGKIT

bisik Rabithah "Hei kelinci, gue denger apa yang Lo bisikan ke Aini." Rabithah tidak memperdulikan Reza dan Rama, ia menarik tangan Aini menuju kantin. Ketika mereka menuju kantin, Aini di hadang oleh junior mereka yang memberikan ucapan serta hadiah ulangtahun untuknya. "Terimakasih," ucap Aini kepada mereka semua. Mereka berdua melanjutkan tujuan mereka yaitu kantin. Aini memesan nasi goreng karena hari ini ia ulang tahun, sedangkan Rabithah memesan bakso kosong.
101.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 62 kali sebagai sikat punggung
Baca
+Pustaka
Sang Pemuas Hasrat Wanita Kesepian

Sang Pemuas Hasrat Wanita Kesepian

Kata Sinta gusar, suaranya tak terdengar jelas antara desahan atau isakan. Satu jari masuk, membuat Sinta makin meracau tak jelas. Ujung jari kakinya menegang menyentuh lantai sementara tamparan pada bokongnya terus berlanjut hingga pinggul Sinta makin menungging dan miliknya sudah sangat basah hingga sebagian memercik ke lantai. Rasa sakit yang menjalar di kulitnya beradu dengan sensasi nikmat yang memasuki liang belakangnya.
1054.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.9K kali sebagai sikat punggung
Baca
+Pustaka
Di Bawah Selimut Tetangga

Di Bawah Selimut Tetangga

Bahan dress yang longgar langsung melorot ke sisi tubuh, memperlihatkan punggung polos Aruna yang masih dipenuhi bekas-bekas samar memar dan gigitan. Tangan Sagara kembali bekerja dan kali ini tanpa hambatan kain. Lalu, menuangkan sedikit minyak pijat yang ada di meja samping ranjang dan mengoleskannya di punggung Aruna dengan gerakan melingkar yang lebar.
102.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 82 kali sebagai sikat punggung
Baca
+Pustaka
AKU ADA DI BELAKANG

AKU ADA DI BELAKANG

Tidak ada siapapun, namun rasanya ada seseorang yang mengikuti. Satu pintu yang paling ujung bergerak, terbuka tertutup dengan sendirinya, terus seperti itu. Gesekan grendel pintu terdengar berdecit. Qiana masih memperhatikan pintu itu heran. 'angin kenceng banget' komentarnya dalam hati. Kemudian. 'dari mana angin masuk?' balasnya kembali dalam hati. Lantas bulu-bulu halus di tengkuknya kembali berdiri, seketika suasana menjadi tidak nyaman. Qiana mempercepat langkah untuk keluar dari toilet, tiba-tiba saja terdengar bisikan sangat dekat di telinganya. 'Aku, ada di belakang!'
103.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 83 kali sebagai sikat punggung
Baca
+Pustaka
Pungguk Merindukan Bulan

Pungguk Merindukan Bulan

Ada wastafel dia sana dan itulah benda yang sangat diperlukan sekarang. "Sei, kamu nggak apa-apa, kan?" Welas memijat-mijat leher belakang Seika. "William, tolong ambilkan minyak angin!" "Oalah Noni, Noni! Katanya sudah sembuh tadi, kok malah muntah-muntah begini?" Bibi membalurkan minyak kayu putih ke seluruh punggung dan perut Seika, penuh sayang. Mulutnya boleh saja melontarkan berbagai macam okelah tetapi bukan berarti tak lagi menyayangi. Justru karena sayanglah, berbagai macam omelan itu tercipta dengan sempurna. "Sudah Noni, masih mau muntah lagi?"
105.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 163 kali sebagai sikat punggung
Baca
+Pustaka
Status Sindiran Istriku

Status Sindiran Istriku

Status Sindiran Istriku Suara orang yang mengetuk-ketuk membuatku terperajat. Segera aku menyelimuti tubuh dengan bedcover. Aku tak peduli dengan hawa panas yang terasa di kulit. Senter ponsel masih menyala, tak akan melepasnya sampai lampu kembali menyala. Suara seseorang memanggilku. Aku tak peduli dengannya. Segera memaksa untuk terpejam. Hantu sialan gangguin aja.
1029.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.1K kali sebagai sikat punggung
Baca
+Pustaka
Di Balik Rupa Burukku

Di Balik Rupa Burukku

Agak kesulitan aku mengoles bagian belakang, namun aku tak kehabisan akal, kutaruh pada kain dan menarik kedua ujung kain hingga kain itu menyapu tubuh bagian belakangku. Aku hanya lupa membawa zat penguning gigi, sehingga ketika aku gosok gigi, gigi putihku terlihat dengan jelas. Kalau gigi aku masih bisa menyembunyikan, aku tidak perlu membuka mulut, apalagi tertawa atau tersenyum.
1084.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.7K kali sebagai sikat punggung
Tampilkan Ulasan (26)
Baca
+Pustaka
Nainamira
terima kasih untuk kakak pembaca yang Budiman, yang setia mengikuti kisah Aina dan Hasan. sudah tamat di 263 bab ya ... ikuti novel baruku yang berjudul " misteri cinta di lokasi KKN" gak kalah baper loh ...
Agus Irawan
Gadis Desa itu merantau ke kota Jakarta, entah mendapatkan nasib manis atau sial. yang jelas menurutnya nasib sial. karena telah dipertemukan dengan seorang pengusaha sekaligus tunangan majikannya. Baca novelnya. "Kembang Desa Sang Miliarder. nama pena" Agus Irawan.
Baca Semua Ulasan
KAU HIANATIKU, KUBUAT PUSAKAMU TAK BERKUTIK

KAU HIANATIKU, KUBUAT PUSAKAMU TAK BERKUTIK

KAU HIANATIKU, KU HILANGKAN PUSAKAMU BAB 58 "Ini untuk suami saya, dia kepalanya kejedot pintu makanya benjol," jawab bu Siti sekenanya. "Benjol kok di pakein kassa dan betadine sih bu, kalau benjol itu ya di kasih minyak tawon bu biar cepet kempes." ucap bu Rika menimpali.
43.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.7K kali sebagai sikat punggung
Baca
+Pustaka
BERGANTI PASANGAN

BERGANTI PASANGAN

Ya'qub sempat terkejut karena baru saja dia menyentuh kotak itu tangannya terasa tertusuk, setelah dia amati dengan teliti ternyata benar saja di sana ada duri-duri, seperti jarum. Merasa semakin janggal, pria itupun bersegera mengambil sesuatu di saku sweater nya, di sana dia menemukan benda panjang terbuat dari kayu, namanya adalah siwak. Benda itu memang selalu dia bawa ke manapun karena meniru Baginda Nabi Muhammad SAW yang juga selalu membawa siwak, ternyata benar saja sekarang dia membutuhkan penggunaan benda itu selain untuk membersihkan giginya.
1010.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 391 kali sebagai sikat punggung
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status