JANGAN GANTUNG MUKENAH DI BALIK PINTU
"Apa karena buhul yang Abangku bakar? Itu benda punya Eyangku. Dia tidak kembalikan, kan?"
"Ada, Neng. Benang buhul punya Eyangmu itu masih ada, hanya buahnya yang terbakar."
"Sekarang ada dimana, Pak?"
"Ada di sini, di rumah ini. Abangmu terpaksa bohong sama Pakdemu kalau benda keramat itu dibakar, kami curiga pelaku teror itu saudara Eyangmu sendiri. Begini Neng, sebenarnya itu adalah benda yang dinamakan simpulan, talian benang yang disebut dengan bukhul atau semacam simbolisasi perjanjian antara jin dan manusia. Pemiliknya itu bekerja sama menyuruh jin menyihir manusia yang ditarget dengan balasan imbalan untuk jin berupa sesajen atau ritual-ritual tertentu. Pembun*han yang dilakukan ole