Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Gadis Bau Jelantah itu Kini Bosmu

Gadis Bau Jelantah itu Kini Bosmu

Keheningan ruang BP yang mencekam tiba-tiba pecah oleh suara derap langkah kaki yang terburu-buru dari lorong luar. Brak! Pintu ruangan didorong terbuka dengan napas terengah-engah. Di ambang pintu, berdirilah Sinta. Keringat sebesar biji jagung membasahi dahi dan lehernya. Ia masih mengenakan daster pudar yang dilapisi celemek kusam bercak noda bumbu pecel. Sandal jepitnya tipis dan berdebu. Aroma keringat bercampur bumbu kacang seketika menyeruak, menembus hawa dingin pendingin ruangan.
456 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 14 kali sebagai sinta 1
Baca
+Pustaka
CINTA YANG HILANG

CINTA YANG HILANG

“Aku suamimu, kau harus dengarkan dan menuruti perintahku, paham!” “Wah, keren sekali. Jadi kamu sudah menerima aku jadi istri kamu dong? Bagus, seperti sebentar lagi wanita bernama Lian itu akan lenyap dari hati kamu!” ujar Yutta menatap Davin sambil tersenyum manis. Sesaat Davin terdiam, senyuman itu ... seperti sangat tidak asing baginya. Namun detik kemudian Davin tersadar. “Jangan bermimpi!” tegasnya seraya memalingkan wajahnya menghadiri tatapan Yutta.
2.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 90 kali sebagai sinta 1
Baca
+Pustaka
Cinta Seroja

Cinta Seroja

Membuat Sinta melongo. "Astagfirullah, Za ... sebentar lagi Eza jadi istri orang loh," mengusap lembut punggung Eza. Eza menyeka air yang membasahi pipinya, lalu melepas pelukan itu. "Aku baik-baik aja kok, Sin ... jangan khawatir. Semuanya akan berjalan dengan baik, tenang saja." "Syukurlah." Sinta merasa lega dan mengembangkan senyumnya.
9.73.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 152 kali sebagai sinta 1
Baca
+Pustaka
SISA CINTA UNTUK ISTRIKU

SISA CINTA UNTUK ISTRIKU

Sampai alamatnya pun tidak bisa di bocorkan sembarangan. Aku berjalan melewati lorong rumah sakit, berharap bisa mendapatkan informasi apapun tentang Aldiansyah. [Iya, Buk. Nanti Sinta cari pinjaman dulu untuk beli obat Bapak.] Kulihat seorang wanita berpakaian perawat sedang duduk gelisah di bangku alumunium. Sepertinya baru saja menelpon seseorang yang di panggilnya Ibu.
9.844.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.3K kali sebagai sinta 1
Baca
+Pustaka
Menantu Paling Oke

Menantu Paling Oke

Sinta mengedipkan matanya genit. Sinta hari ini hanya memakai celana hot pants setengah paha warna pink tipis dan kaos u can see hitam dengan panjangnya yang juga pendek sekali. Sesekali akan kelihatan pusarnya, yang indah, saat dia memanjangkan badan, membersihkan tempat yang lebih tinggi. Hal itu membuat Wisnu jadi makin pusing, rasanya ingin menerkam saja.
1043.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.6K kali sebagai sinta 1
Baca
+Pustaka
Kehidupan Edo yang Menakjubkan

Kehidupan Edo yang Menakjubkan

Musik berbunyi, lalu pakaian pria itu robek, hingga memperlihatkan tubuhnya yang berotot dan sangat seksi. "Video seperti ini, ikut aku rekam." "Aku nggak mau!" Begitu aku melihatnya, aku langsung menolaknya. Sinta berdiri berjinjit dan memeluk leherku. "Kamu nggak bisa menolak. Nggak ada pria yang bisa lepas dari genggamanku." Sinta memiliki bibir merah dan gigi putih. Dia tampak seperti wanita dewasa. Namun, ketika dia tersenyum, dia memiliki gigi taring di sisi kiri yang membuatnya tampak sangat polos dan imut.
9.41.2M DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 30.8K kali sebagai sinta 1
Baca
+Pustaka
Benci Menjadi Cinta

Benci Menjadi Cinta

Dewi : Sintaaaaa Sinta : iya Dew kenapa, mau sekarang mainnya ? Dewi : yu sekarang gua udah gabut banget nih di rumah sendiri Sinta : oke deh gua siap-siap dulu ya Dew sama mandi juga Dewi : gua juga mau mandi dulu Sin, oh iya nanti lu ke rumah gua aja kosong ini di rumah gua Sinta : siap nanti gua langsung ke rumah lu abis mandi, iya udah gua mau mandi dulu ya biar ngga kesorean
105.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 166 kali sebagai sinta 1
Baca
+Pustaka
 CINTA DI BALIK BENCI

CINTA DI BALIK BENCI

suara ceria itu menghentikan langkah mereka. Lia berbalik dan mendapati sosok perempuan dengan rambut pendek sebahu dan senyum lebar berdiri tak jauh dari mereka. Matanya langsung mengenali wajah itu—Shinta, teman masa kecil Dean yang dulu sempat diceritakan kepadanya. "Shinta?" Dean tampak terkejut, tapi segera tersenyum. "Apa kabar? Sudah lama sekali!"
102.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 50 kali sebagai sinta 1
Baca
+Pustaka
CINTA COWOK AUTIS

CINTA COWOK AUTIS

Make up yang natural namun terkesan cantik terlihat dari pancaran matanya yang bening. Brenda melangkahkan kakinya ragu-ragu. Hampir saja ia terpeleset karena terpijak kulit semangka yang berserak di lantai. Untung masih kuat penopangnya, hingga Brenda bisa menyeimbangkan tubuh dengan gerakan yang cepat. Di ruangan sudah ramai sahabat-sahabatnya. Ada Anton, Fery, Heru, Nita, Melani dan yang lain. Ia mengulas senyum manisnya ketika sahabat-sahabat SMPnya menyapa. “Kamu cantik sekali, Nda…” puji seorang teman.
103.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 62 kali sebagai sinta 1
Baca
+Pustaka
Dendam Sang Tumbal

Dendam Sang Tumbal

ucap seorang wanita. Wanita itu adalah Sinta, kini tubuhnya berubah mengerikan. Wajah cantik sudah berubah keriput menjadi jauh lebih tua dari usianya, hidung bengkok, rambut kusut masai dan bagian tubuh sudah berwujud ular. “Terima kasih Jenggala, kau berhasil mengelabui mereka,” puji Sentala. Sentala adalah siluman ular junjungan Sinta sekaligus suaminya. Agar sang istri tetap awet muda dia perlu mengoleskan darah gadis yang menjadi tumbal untuk iblis itu.
102.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 57 kali sebagai sinta 1
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status