Ahli Waris
Tubuhku segera berpaling melihat kejahilan Cinta yang selalu saja membuat wajahku merah.
“Kenapa, gak suka?” Dia menarikku hingga aku sekarang menghadapnya.
“Malam pertama itu, harusnya ada sesuatu yang pelan-pelan. Kayak sinetron itu, indah. Membuka pelan, memeluk, membelai, ga langsung aja,” ucapku sambil menelan saliva melihat keindahan tubuh Cinta sekali lagi.
“Mau?”
Aku semakin melotot saat Cinta mulai meraba tubuhnya sendiri. Tapi, “Plak!”
인기 회차