Pembalasan Wanita Terhina
Sesak dada Nirmala mendengarnya, gadis sekecil itu yang seharusnya tengah disibukkan dengan tugas-tugas sekolah, mengikuti ekstrakurikuler di sekolahnya, malah bertarung mencari rezeki, kalau sampai ketahuan bisa digebukin atau bayar denda.
"Emm … kamu jadi mendaftar sekolahnya?" tanya Nirmala dengan sangat hati-hati, ada jeda sebentar lalu Syifa menggeleng lemah seraya menundukkan kepalanya, Nirmala menangkap raut kesedihan di wajah gadis kecil itu.
"Mamak ga ngasih, Kak."
"Kalau boleh tau, kenapa Mamak ga ngasih."
"Kata Mamak, orang miskin macam kami ini tidak perlu sekolah, tahun depan mau dijodohkan Mamak sama si Dedi, yang punya usaha bubut ayam di pasar itu."
Hot Chapters