Biblioteca
Filtrar por
Estado de actualización
TodoEn cursoCompletado
Ordenar por
TodoPopularRecomendaciónCalificacionesActualizado
Sangkur Pora

Sangkur Pora

Menemaninya seakan rumah tangga kami sempurna. Air mataku terus berderai mengingat saat makan malam barusan. Bagaimanapun juga sepiring kepiting saus Padang tak lebih menarik dari seorang perempuan bertitel bidan. Kubenamkan wajah di atas sajadah. Mengadukan perasaan yang berkecamuk dan hati yang remuk kepada Sang Pencipta. Kemudian menentramkan hati dengan membaca kalam ilahi.
103.1K vistasEn cursoAñadido a la biblioteca 103 veces como sitor situmorang puisi
Leer
+Biblioteca
Laskar Dewa Sitija(Sang Yadawa Terakhir)

Laskar Dewa Sitija(Sang Yadawa Terakhir)

Burung itupun melesat terbang sambil mengeluarkan suara melengking menuju kearah pintu besar yang akan merubah nasibnya kelak. .................................... Alang -alang kumitir adalah penghujung Kayangan tertinggi di sebuah tempat antah berantah. Seperti melewati jutaan masa bahkan lebih.Raden Sitija ingat kata -kata itu ketika Sang Ibu ketika mau menidurkan Dia di waktu kecil. Dengan menunggangi Wilmuna Raden Sitija terbang melesat mendekati istana megah seperti di depan matanya. sambil menoleh kebawah dia terkaget
7.6K vistasEn cursoAñadido a la biblioteca 249 veces como sitor situmorang puisi
Leer
+Biblioteca
Rimba Memburu Senala

Rimba Memburu Senala

Saram dikenal bukan karena banyak bicara, tapi karena satu antologi puisi berjudul Tanah yang Menolak Diam. Puisi-puisi dalam antologi itu bukan sekadar kata-kata: mereka menggugah lapisan realitas. Salah satunya, “Nyanyian Retakan Ketiga,” dibacakan secara tak sengaja di Balairung Batu saat musim kekeringan. Sesaat setelah bait keempat, tanah di bawah Tilangkar retak perlahan, mengalirkan air asin dari dalam bumi yang diyakini telah mati. Warga menyebutnya air kenang, karena baunya memancing ingatan orang-orang akan tempat yang tak pernah mereka kunjungi, tapi mereka rindukan.
102.0K vistasCompletadoAñadido a la biblioteca 75 veces como sitor situmorang puisi
Leer
+Biblioteca
Mengandung Bayi Presdir Dingin

Mengandung Bayi Presdir Dingin

Keenam orang itu mengonfirmasi urutan tanggapan puitis mereka. Christopher adalah orang pertama yang membacakan puisi, bertemakan angka dua: "Rumput tumbuh, burung warbler membumbung tinggi di langit bulan Februari (2); di sepanjang tanggul, pohon willow menari dalam kabut musim semi yang memabukkan." Selanjutnya adalah Leia, yang memusatkan syairnya pada angka empat: "Teras ini memanjang empat (4) ribu delapan ratus zhang; merenungkannya membuat orang merasa cenderung mengarah ke tenggara."
3.2K vistasCompletadoAñadido a la biblioteca 111 veces como sitor situmorang puisi
Leer
+Biblioteca
Sang Menantu Perkasa

Sang Menantu Perkasa

Setelah beberapa saat, dia bertepuk tangan dengan keras sambil memuji, "Puisi yang bagus. Sungguh indah, luar biasa." "Tentu saja." Arjuna tersenyum. Puisi itu adalah mahakarya seorang penulis, ahli filsafat dan penyair kuno zaman Dinasti Ratungga, Sapardi. Bagaimana mungkin tidak luar biasa? "Ribuan gunung tak ada burung, ratusan jalan jejak manusia pun sirna ...." Pria tua itu masih menggumamkan puisi Arjuna. "Puisi yang sangat indah, apa judul ...." Ketika lelaki tua itu tersadar dan ingin bertanya kepada Arjuna tentang judul puisi itu, Arjuna sudah pergi.
9.3431.4K vistasCompletadoAñadido a la biblioteca 13.8K veces como sitor situmorang puisi
Show Reviews (65)
Leer
+Biblioteca
Hamfa Merman
Kisah seorang wanita muda yang pergi ke ibu kota untuk meraih mimpi malah mendapati CEO luar biasa aneh yang tinggal tepat di sebelah kamar apartemen miliknya. Baca hanya di novel berjudul CEO MISTERIUS DI SEBELAH KAMAR. Dijamin seru, menegangkan, dan baku hantam serta adu mulut pun ada.
Easy Loundry
ga cocok u pembaca kek aku yg menyanjung, pria dgn 1 wanita, yg g playboy, g apa2 jahat, intimidasi yg penting u 1 wanita, g suka pria yg gonta ganti wanita, celup sana celup sini. jd blm berani baca buku thor yg ini.. mianheee thorrr, nyari buku dgn judul yg laen milik thor aja...
Read All Reviews
Gairah Liar Perselingkuhan

Gairah Liar Perselingkuhan

Dia mengerang, tubuhnya melengkung, dan kakinya gemetar. Aku menelanjangi dirinya dengan cepat, merobek rok dan blusnya, menyentuh setiap inci kulitnya yang putih mulus, menciuminya seperti orang kelaparan yang menemukan santapan di tengah padang gurun. Payudaranya yang kencang, dengan puting merah muda yang kini sudah mengeras, menyambut sentuhanku. Aku menyesap putingnya, lidahku memilinnya, membuat Siti menjerit tertahan. “Tuan…” desahnya, suaranya parau, “bagaimana kalau nanti ada yang datang…”
33.9K vistasCompletadoAñadido a la biblioteca 1.1K veces como sitor situmorang puisi
Leer
+Biblioteca
Istri yang Kau Remehkan

Istri yang Kau Remehkan

Dibacakan puisi tujuh hari tujuh malam pun tidak akan terasa syahdunya. "Saya tidak berani meminta apa-apa lagi, Pak. Apa yang Bapak lakukan sampai hari ini saja, saya tidak tahu harus mengatakan apa. Mengucapkan terima kasih seratus kali pun, rasanya belum cukup," ujar Suri setelah Damar duduk di sampingnya. "Jujur akhir-akhir ini saya sedang mencari-cari kosa kata di atas kalimat terima kasih, yang ingin saya ucapkan pada Bapak. Masalahnya saya belum menemukannya," ungkas Suri terus terang.
1082.5K vistasCompletadoAñadido a la biblioteca 2.6K veces como sitor situmorang puisi
Leer
+Biblioteca
Istri Galaknya Om CEO

Istri Galaknya Om CEO

Haidar chat kasih puisi: Wanitaku, Sayang! Rahim yang Kugali Kini Telah Tertali Aduan Nafsu Menganga Doa dan Cinta pun Berbunga Tubuh yang Kuraba Kini Hangatnya Mengaba Tersingkir dari Angin Membunuh Gemuruh Dingin Qobiltu yang Menjadi Janji Kini Telah Kuhempas dari Ruji Menjemput Pagi
105.1K vistasCompletadoAñadido a la biblioteca 116 veces como sitor situmorang puisi
Show Reviews (45)
Leer
+Biblioteca
Laras_7779
Nurilhuda, Syamsiddhuha, Badridduja, kembar tiganya Abi Ibu yang pengen aku bawa pulang. Kakak Uda pinter bikin salting, Abang Uha vibesnya bawa ketenangan, Adik Uja si paling nggemesin sedunia. Lengkap deh kalian ini
Arsyi An
Cinta banget baca novelnya Kak Azizah. Dewasanya Haidar menggemaskan, ia menasihati, tapi juga intropeksi. Part favoritku: Wanita itu rumah untuk lelakinya. Rumah akan rapi jika yang punya peduli, rumah akan nyaman jika yang punya beriman, rumah akan terang jika yang punya tak lupa kasih sayang
Read All Reviews
Titipan Cinta Bentara

Titipan Cinta Bentara

Jalan Penuh Puisi Aku serupa melihat silet lelaki yang kukenali sejak lama Ketika itu aku berjalan di tenah rerimbunan pohon berdaun larik-larik puisi Dengan tangkai yang meranggas serupa sajak-saja pekat Langkahku maju meski ragu-ragu Menginjak serakan bait-bait coretan pujangga Siluet itu kini berubah menjadi seorang lelaki seutuhnya Wajahnya serupa rumah yang tak pernah kujumpa Wangi yang menguar dari tubuhnya terlalu sering kuhirup namun tak pernah tercium oleh hidungku Dadanya serupa tempatku berkeluh kesah namun tak pernah Namun tak pernah kusentuh Lelaki itu berjalan ke arahku, di jalan yang penuh dengan puisi.
3.6K vistasEn cursoAñadido a la biblioteca 90 veces como sitor situmorang puisi
Leer
+Biblioteca
Digoda Suami Gaib

Digoda Suami Gaib

Baik tangan, kaki, hingga kepalaku, terus menari menuruti lantunan musik yang terus berkumandang, selaras dengan suara dua sinden yang menyanyi dalam suara sopran. Sekar gambuh ping catur, Kang cinatur polah kang kalantur, Tanpa tutur katula-tula katali, Kadalu warsa kapatuh, Katutuh pan dadi awon. Rasaning tyas kayungyung, Angayomi lukitaning kalbu, Gambir wana kalawan hening ing ati, Kabekta kudu pinutur, Sumingkiringreh tyas mirong....
108.0K vistasCompletadoAñadido a la biblioteca 257 veces como sitor situmorang puisi
Leer
+Biblioteca
ANTERIOR
123456
...
9
ESCANEA EL CÓDIGO PARA LEER EN LA APP
DMCA.com Protection Status