Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Antara Peran dan Perasaan

Antara Peran dan Perasaan

Dan ia mulai membaca puisi: --- > “Sunyi tidak berisik, tapi menyentuh. Ia tidak datang karena diminta, tapi karena dibutuhkan. Sunyi tidak menyelamatkan, tapi menemani. Dan hari ini, aku tidak ingin didengar dari atas. Karena rumah yang kami bangun tidak punya lantai dua. Semua duduk sejajar. Semua pulang dengan tenang.” --- Beberapa terdiam. Beberapa bingung. Sebagian menatap tanpa berkedip. Tak ada tepuk tangan. Tapi suasana menjadi sangat hening.
101.9K viewsCompletedAdded to Library 43 Times as sitor situmorang puisi
Read
+Library
Sang Kupu-Kupu Malam

Sang Kupu-Kupu Malam

Ia tidak bisa terus terjebak dalam dunia ini, dunia yang sudah lama mengikis jiwanya. Madam memandang mereka dengan senyum yang semakin tipis, seolah-olah ia sedang menilai dua orang yang mencoba menantang dunia yang sudah dikuasainya. “Kalian memang berani,” kata Madam akhirnya, suaranya yang lembut itu terasa penuh dengan sindiran. “Tapi kalian tidak mengerti apa yang kalian hadapi. Kalian ingin keluar? Kalian pikir itu mudah?”
945 viewsOngoingAdded to Library 27 Times as sitor situmorang puisi
Read
+Library
Tunduklah, Tuan Iblis! Istri Bisumu Adalah Tabib Dewa

Tunduklah, Tuan Iblis! Istri Bisumu Adalah Tabib Dewa

​Sandiwara dimulai. ​"Oh, lihat istri bisu yang malang," cibir Nyi Surti, memutari ranjang layaknya burung nasar mengitari bangkai. "Kudengar semalam Gusti Penguasa mengamuk dan nyaris mencekikmu. Kau sungguh tak berguna, bahkan tak sanggup memuaskan suamimu!" ​Rara menunduk, meremas kebaya beludrunya seolah menahan isak tanpa suara.
102.1K viewsOngoingAdded to Library 47 Times as sitor situmorang puisi
Read
+Library
PELITA DI TENGAH GELAP

PELITA DI TENGAH GELAP

Dinda, yang kini duduk di kelas empat SD, semakin mirip Dion tenang, tapi matanya menyala penuh rasa ingin tahu. Suatu pagi, ia duduk di beranda sambil menulis sesuatu di buku kecil. “Bunda,” katanya tiba-tiba, “boleh aku baca puisiku yang baru?” Dina tersenyum. “Boleh, Sayang. Aku dengerin.” Dinda membuka bukunya dan mulai membaca pelan: “Dulu aku takut gelap, karena kupikir cahaya cuma dari lampu.
869 viewsCompletedAdded to Library 25 Times as sitor situmorang puisi
Read
+Library
Sang Dewi

Sang Dewi

kata Sekartaji. Akan tetapi, Larasati justru tersenyum menyikapi. "Bunga-bunga yang kutanam, sama seperti yang ada di Istana Jenggala, hanya saja mungkin aku terlalu banyak memberinya pupuk sehingga mereka menjadi layu, sementara bunga-bunga di Istanamu, tampaknya layu karena sering kau tinggalkan," balasnya. “Kau benar. Kita memiliki banyak kesamaan dari pada perbedaan, mungkin bisa menjadi teman,” cetus Panji Semirang.
2.9K viewsCompletedAdded to Library 107 Times as sitor situmorang puisi
Read
+Library
Istri yang Kau Sengsarakan

Istri yang Kau Sengsarakan

Sore itu langit mendung, udara sedikit pengap. Setelah berkeliling menjajakan buburnya sejak pagi, Nayara memutuskan untuk berhenti sejenak di pelataran taman kota. Ia duduk di bangku yang menghadap air mancur, membelai perutnya yang semakin berat. Bayi di dalam kandungannya bergerak pelan, seolah memberi tanda bahwa ia ikut merasakan kelelahan sang ibu.
1.8K viewsCompletedAdded to Library 52 Times as sitor situmorang puisi
Read
+Library
Bukan Surga Terindah

Bukan Surga Terindah

papar Rumi. “Lho, emang mereka nggak pakai pembantu?” timbrung Siti. “Ada, kok. Mbok Min namanya. Aku sih bantu-bantu aja,” jawab Rumi. Leli dan Siti manggut-manggut. “Enak, ya, diperistri orang kaya. Kira-kira, aku nanti bakal dapat suami kaya raya juga nggak, ya?” seloroh Siti.
107.3K viewsCompletedAdded to Library 146 Times as sitor situmorang puisi
Read
+Library
Istri dari Surga

Istri dari Surga

Berumah tangga itu ibarat ngopi. Kadangkala ada pihak ke tiga yang mencampuri. Otomatis menambah gurih, tapi bisa pula sebaliknya. Taruhlah seperti krimer atau susu. Jika kebanyakan, maka berpotensi mengurangi kenikmatan. Krimer itu bisa berwujud ipar-ipar atau saudara. Sementara susu itu anggap saja mertua.
1.6K viewsOngoingAdded to Library 43 Times as sitor situmorang puisi
Read
+Library
Sekali Putri Jahat Pergi, Para Pria Akan Merana

Sekali Putri Jahat Pergi, Para Pria Akan Merana

Ini lebih cocok diiringi genderang perang," keluh Isvara. Karena belum ada yang cocok, Isvara membaca buku berikutnya. Ada "Keluh Kesah Selir yang Terlupakan" (terlalu picisan), Tarian Dewa Kala" (terlalu mistis dan berat), hingga "Surat Cinta Sang Pemuja Bayangan" yang merupakan juara lomba puisi lima tahun lalu. Isvara membaca semuanya, dari yang klasik sampai yang tersembunyi. Namun, bukannya mendapat inspirasi, kepalanya justru terasa berputar.
1014.5K viewsCompletedAdded to Library 520 Times as sitor situmorang puisi
Read
+Library
Jaring Cinta Sang Bodyguard

Jaring Cinta Sang Bodyguard

Sudrajat : Mamang nasgor. Azri : Mamang sate. Wandi : Mamang lumpia. Uwais : Mamang soto mi. Yahya : Mamang gado-gado. Robi : Mamang nasi uduk. Rifki : Mamang pecel. Deswin : Mamang rujak. Miftah : Mamang otak-otak. Dzakir : Mamang cwie mie. Riski : Mamang lontong kari. Kahfi : Duh! aku jadi pengen itu.
3.0K viewsCompletedAdded to Library 66 Times as sitor situmorang puisi
Read
+Library
PREV
1
...
456789
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status