JATAH SUAMI ONLINE
“Ibu tadi dijambret orang. Sisa uang kemarin habis. Maaf kalau besok kalian tidak bisa bawa uang saku. Kalian bawa bekal nasi sama telor saja dari rumah. Jadi nggak usah jajan.“
“Buk, ini. Ibuk buka saja!“ Kinar menyerahkan amplop itu kepada Ratih.
Ratih membuka amplop itu, ia terperanjat saat melihat isinya beberapa lembar uang ratusan. Ratih menghitungnya, semua ada lima belas lembar.
“Ini uang dari mana, Kinar?“ tanya Ratih menatap gadis remaja yang justru mengulas senyum di wajahnya yang manis.
“Jadi begini, Buk. Sebulan lalu, aku ikut lomba menulis di salah satu majalah remaja. Dan alhamdulillah aku menang, Buk. Aku dapat juara satu.“
“Kamu nggak bohong, 'kan, Kinar?“ Ratih masih tidak
الفصول الرائجة