Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Sebatas Istri Di Atas Kertas

Sebatas Istri Di Atas Kertas

“Mas, aku ini istrimu. Kalaupun kamu apa-apakan aku, ya mana ada orang menyalahkan? Kalau aku yang nggak izinin, aku harus siap-siap dikutuk malaikat semalam suntuk.” “Syukurlah kamu mengerti.” Karan tertawa senang. “Kalau begitu, bisa nggak kalau kita cobain kursi itu sekarang?” Pria itu menunjuk sudut ruangan yang sebelumnya sama sekali tidak diperhatikan KIran. Menemukan sebuah sofa berlekuk berwarna marun yang bertengger dengan manis di sana. “Astaga, apa-apaan itu?” “Pemilik penginapannya pengertian banget, pakai dikasih fasilitas begitu. Tahu aja kalau klien mereka lagi bulan madu. Ayo kita cobain sekarang, Sayang.”
1014.4K viewsCompletedAdded to Library 502 Times as sofa kursi
Read
+Library
Terjebak Mantra!

Terjebak Mantra!

Kanisan memberikan instruksi. Kami duduk pada sebuah kursi empuk, besar, dan tentunya sangat nyaman. Kursi ini rasanya lebih nyaman dari pada kursi yang aku anggap nyaman ketika berada di rumah Nia dan Nai sebelumnya. Kawan, aku ingin bertanya, apakah perbedaan antara kursi dan sofa? Sampai sekarang aku belum bisa membedakannya. Maka, antara aku menyebut kursi dan sofa itu sama saja. Entah mana yang benar, yang aku duduki sekarang ini sofa atau kursi?
1010.1K viewsCompletedAdded to Library 202 Times as sofa kursi
Read
+Library
Kursi Panas di Kantor

Kursi Panas di Kantor

Terdapat meja yang menampung televisi ukuran besar beserta sound system yang cukup membuat pengalaman menonton menjadi lebih hidup. Terdapat rak buku kontemporer yang terisi dengan berbagai macam buku-buku tebal. Dengan beberapa ruang kosong yang secara strategis dipakai untuk menaruh reed diffuser dengan wangi floral yang semerbak, beberapa snow globe berbagai kota di dunia, serta replika gramophone vintage yang membuat rak tersebut menjadi enak dipandang. Giselle menaruh tas miliknya di sofa, melepaskan blazer tweed warna putihnya, mencopot sepatu heels dan menggantinya dengan sandal jepit, serta menggulung rambut panjang indahnya.
1029.7K viewsCompletedAdded to Library 653 Times as sofa kursi
Read
+Library
Obsesi sang protagonis

Obsesi sang protagonis

Sisanya selain sofa empuk itu adalah kursi berbusa empuk dari ujung kiri hingga ujung kanan, sepertinya sofa dan kursi di deretan terdepan itu khusus untuk tamu besar. Fiona membawa Yerinsa untuk duduk di kursi biasa yang masih kosong, deretan ke dua dari depan, di belakang sebuah sofa merah maron. Yerinsa duduk dengan helaan napas cepat, sedikit berkeringat padahal hanya menyeberangi taman, meletakkan tas ke pangkuan dan bersandar lelah.
1017.7K viewsCompletedAdded to Library 531 Times as sofa kursi
Read
+Library
Lelaki Plus-Plus

Lelaki Plus-Plus

Kalandra baru pertama kali melihat sofa seperti ini. Menyadari arah pandang Kalandra, Yulia melepaskan pelukannya kemudian berjalan mendekati sofa berwarna merah menyala tersebut. Wanita itu duduk di atas sofa dengan gaya sensual sambil melihat pada Kalandra. “Apa kamu tahu sofa apa ini, sayang?” “Ti.. tidak.” “Ini namanya sofa tantra. Sofa yang didesain khusus untuk bercinta. Aku sudah tidak sabar bermain di sini bersama mu, sayang.”
104.4K viewsOngoingAdded to Library 127 Times as sofa kursi
Read
+Library
Terpaksa Rujuk Demi Anak

Terpaksa Rujuk Demi Anak

Dan akhirnya mereka menemukan nya, tapi modelnya bukan kursi, melainkan sofa yang menampung dua orang saja, untungnya ada dua sofa dengan berjalan di depan meja, mereka duduk di sofa tersebut, posisinya Devo satu sofa dengan Vivi, sedangkan Kenzo datu sofa dengan Rani. "Mbak... tolong kemari." Kenzo memanggil pelayan dengan melambaikan tangan. Pelayan itu mengangguk lalu berjalan ke arah meja Kenzo. Setelah sampai di tempat Kenzo, pelayan itu meletakan 4 buku menu di atas meja. "Silahkan di pilih, Tuan, Nyonya, dan Adik-Adik." ucap pelayan itu. "Terimakasih." jawab Kenzo lalu mengambil satu buku menunya dan membuka nya.
1013.6K viewsCompletedAdded to Library 421 Times as sofa kursi
Read
+Library
Dihamili Calon Tunangan, Dinikahi Pewaris Tunggal

Dihamili Calon Tunangan, Dinikahi Pewaris Tunggal

Andra berucap penuh percaya diri. Hanna manggut-manggut kemudian menatap Sagara yang tengah menggambar penempatan meja dan kursi. “Bisa dapat sekitar dua puluh meja ya, Sagara?” tanya Hanna kemudian. Sagara menganggukkan kepalanya. “Iya. Kita bisa gunakan dua puluh meja di lantai bawah dan sepuluh di lantai dua. Jadi, totalnya ada tiga puluh meja. Sedangkan satu set meja dan kursi harganya hampir lima juta. Belum yang di pojokan. Kita gunakan sofa panjang di setiap sudut ada empat. Kali dua, jadi delapan.
103.6K viewsCompletedAdded to Library 132 Times as sofa kursi
Read
+Library
Sentuhan Panas Adik Iparku

Sentuhan Panas Adik Iparku

Lagi-lagi Thomas menahan senyumnya, ''Apa Nona tahu fungsi dari sofa itu? Wajah Nessa tampak bingung dengan pertanyaan Thomas, ia tak pernah tahu kalau sofa memiliki sebuah fungsi khusus. ''Fungsi apa? Bukankah semua sofa untuk duduk?'' tanya Nessa. Thomas menutup mulut dengan telapak untuk menutupi senyum diwajahnya, ''Nona itu sofa dewasa, khusus untuk pasangan kekasih.''
10883 viewsOngoingAdded to Library 19 Times as sofa kursi
Read
+Library
Dicerai Bajingan Dinikahi Sultan

Dicerai Bajingan Dinikahi Sultan

Hanya tersisa satu kursi saj yang kosong. "Minggir kamu!" usir Susan pada Sofie. "Kenapa? Ini bukan kursimu dan disediakan untuk semua tamu undangan." Sofie mengibaskan rambut panjangnya dan menyandarkan tubuhnya pada kepala kursi. Jika memang Yura sudah menyiapkan banyak rencana jahat, Sofie juga sudah bersiap untuk menanggapi. Jangan kira dia bisa dikalahkan begitu saja dengan cara memfitnah.
1.5K viewsOngoingAdded to Library 44 Times as sofa kursi
Read
+Library
PERNIKAHAN DI BAWAH SOROTAN

PERNIKAHAN DI BAWAH SOROTAN

Seraphine tidak melihat label harga; ia melihat tekstur, ia merasakan serat kayu, ia memperhatikan bagaimana pencahayaan jatuh di atas permukaan marmer. “Sam, sofa yang ini,” ujar Seraphine sambil menunjuk sebuah sofa modular berwarna abu-abu. “Materialnya bouclé. Cocok buat nonton atau santai di ruang tengah. Gak kontras juga sama lantai marmer lo.” Samudera hanya mengangguk. Ia terpana bukan pada sofanya, tapi pada cara Seraphine menjelaskan fungsinya. “Terus meja makannya,” Seraphine berpindah ke area lain, menimang dua pilihan. “Dua-duanya pakai travertine asli. Tapi satunya lonjong, satunya persegi panjang. Lo cocok yang mana?”
2.5K viewsOngoingAdded to Library 52 Times as sofa kursi
Read
+Library
PREV
123456
...
9
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status