Gerhana
Sang jendral diam saja, namun Tangguh tau, kalau sang jendral mengetahui kedatangannya.
"Tangguh, saya ingin mengatakan beberapa hal padamu, sebagai seorang ayah. Bukan sebagai seorang jendral. Gerhana itu adalah permata hati saya selain ibunya. Melepasnya membuat hati saya kosong. Karena belahan jiwa saya, telah hilang setengahnya. Suatu hari kelak, saya yakin, kamu juga akan ada di posisi saya dan merasakan hal yang sama."
Hot Chapters