Sang Pengacara
Apa perasaan Abi selama ini tidak sedalam yang ia kira, sampai-sampai kehadiran Fika bisa menggoyahkannya?
“Kita lagi nggak pacaran.”
“Betul.” Abi berbalik menuju nakas, dan mengambil ponsel serta dompetnya. “Kita itu suami istri.”
“Dan mau cerai.”
“Fika!” Akhirnya, mulut Abi spontan menghardik Fika yang selalu saja berucap kata cerai. Abi segera menghampiri Fika dan berhenti di depan gadis itu. “Cerai, cerai dan selalu minta cerai! Salahku mungkin fatal, Fik, tapi aku sudah berusaha minta maaf dan memperbaiki semuanya. Sementara kamu!” Abi meletakkan telunjuknya di atas dada Fika dan sedikit memberi dorongan. “Kamu nggak pernah berusaha memaafkan dan selalu minta cerai! Apa kamu pikir, meni
Hot Chapters