Hidup Kembali di Zaman Kuno
Warga yang baru terbangun dari tidur gelisah, atau bahkan belum sempat tidur sama sekali, terkesiap.
"Apa itu?! Suara apa itu?!" teriak Nyi Wati, seorang pedagang sayur, sambil memeluk anaknya erat.
Belum sempat pertanyaan itu terjawab, dentuman kedua, ketiga, dan seterusnya menyusul. Desa Petir seketika berubah menjadi neraka.
Serangan meriam dari Giri Amerta ke Desa Petir adalah badai api yang tak terhindarkan. Rumah-rumah bergetar hebat, atap-atap berjatuhan, dan debu tebal mengepul di mana-mana.
Capítulos Populares