Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
SEKAR (Gadis yang Dinodai Kakak Ipar)

SEKAR (Gadis yang Dinodai Kakak Ipar)

Selesai. Ah, pasti Ibu terlihat beda pakai ini. Pernah kembali menghubunginya, tapi tak berbalas. Kuputuskan kali ini kirim pesan, lagi. ‘Ibu jaga kesehatan. Sekar rindu Ibu.’ Pesan singkat yang kukirim dari kata hati terdalam. Hangat dan lega menjalar di dada sesudah menyampaikannya. Meski tak dibalas, paling tidak perasaanku sudah sampai padanya.
1021.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 488 kali sebagai surat kecil untuk ibu
Baca
+Pustaka
Duchess Alice, Tuan Duke Tak Ingin Bercerai

Duchess Alice, Tuan Duke Tak Ingin Bercerai

gumam Alice saat memegang surat balasan dari Allard. Mau tidak mau, Alice membukanya dan membaca isi surat itu. Tidak panjang tulisan tangan itu dibuat, namun isinya membuat Alice tercengang. 'Rupanya kau masih berani mengirimkan surat padaku. Aku sibuk, jangan menyita waktuku hanya dengan kabar duka seperti ini! Urus saja kematian ibumu sendiri!' Alice langsung meremas kertas itu. Alice harap, ia dapat melupakan isi tulisan itu dalam hitungan detik.
9.965.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.2K kali sebagai surat kecil untuk ibu
Tampilkan Ulasan (34)
Baca
+Pustaka
Te Anastasia
Halo teman-teman, jangan lupa mampir ke NOVEL TERBARU author, berjudul: Terlambat! Tuan Mafia, Istrimu Tak Sudi Kembali Kisah romansa Dominic dan Dayana bersama dua anak kembar yang lucu dan menggemaskan (⁠✿⁠^⁠‿⁠^⁠) Jangan lupa mampir dan ramaikan kisah mereka ya, terima kasih (⁠✿⁠^⁠‿⁠^⁠)
Hydragea
Udah tamat...Sumpah baca ceritanya dari Alice yang difitnah, diacuhkan, sampe dikejar mati-matian sama Allard, gak bisa berkata-kata. Cuma Authornya baik bgt, menuhin ekspektasi pembacanya. Bikin karakter Alice buat gak bodoh terlalu lama, sampe Allard tahu kalau Alice dari awal gak pernah salah.
Baca Semua Ulasan
Bukan Aku yang Diinginkan

Bukan Aku yang Diinginkan

jawabku. Ibu menarik napas dalam-dalam lalu menghembuskan dengan pelan. Dia menatapku dan seakan ragu untuk berbicara. “Ibu dapat ini di sakutnya kemarin. Apa nggak suruh dia pulang ke Bandung?” Tangan ibu bergetar saat memberikanku sepucuk surat. Aku spontan mengambilnya dan membacanya. “Maksudnya apa, Bu?” tanyaku. Aku bingung membaca coretan tidak jelas itu. Ibu menghela napas panjang.
22.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 72 kali sebagai surat kecil untuk ibu
Baca
+Pustaka
KETIKA ISTRIKU BERHENTI MENGELUH

KETIKA ISTRIKU BERHENTI MENGELUH

Ada tulisan tangan kecil di atasnya: > “Untuk anak-anakku... jika waktuku tiba.” Jantungnya seperti diremas. “Bang... ini...” Alif buru-buru menghampiri. Ia mengambil amplop itu dengan tangan bergetar, lalu membukanya dengan sangat pelan. Dan di sanalah mereka membaca... Surat terakhir yang ditulis ibunya. Mata Ammar mulai basah. Alif mencengkeram surat itu kuat-kuat, mencoba menahan tangis yang sudah sampai ke tenggorokan. Aleeya tak kuasa menahan isak.
1087.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.1K kali sebagai surat kecil untuk ibu
Baca
+Pustaka
Di Balik Kantor CEO: Cinta yang Tak Terucapkan

Di Balik Kantor CEO: Cinta yang Tak Terucapkan

Di dalam album itu, terselip sebuah surat singkat: "Untuk Clara, Aku tahu aku bukan ibu terbaik, tapi aku ingin kamu tahu, aku selalu mencintaimu. Aku bangga padamu. Selamat atas pernikahanmu. – Mama" Clara menggenggam surat itu, matanya berkaca-kaca. Di saat ia hampir menyerah untuk berdamai dengan masa lalunya, sang ibu—yang dulu meninggalkannya—mengirimkan seberkas kehangatan yang baru. Malam itu, saat Kieran pulang dan menemukannya menangis di sofa, ia segera memeluk Clara tanpa bertanya.
102.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 88 kali sebagai surat kecil untuk ibu
Baca
+Pustaka
Titip Benih

Titip Benih

"Surat apa ini Mbak?" "Itu surat perjanjian, jika kamu hanya akan menjadi baby sitter anakku." jawabnya enteng. "Apa! Aku tidak akan menandatangani surat itu. Aku adalah ibunya dan aku yang mengandungnya." tolakku "Ya sudah jika itu kemauanmu, jadi kamu jangan pernah berharap bisa melihatnya lagi." "Mbak! Tidak bisakah kamu itu memiliki sedikit saja rasa kasihan kepadaku?"
1030.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 972 kali sebagai surat kecil untuk ibu
Baca
+Pustaka
Sketsa Cinta Arina

Sketsa Cinta Arina

"Benaran merah cabe, Bu. Ya ampun, pacarku ada-ada saja!" "Suratnya dong, Rin," desak Ibu semakin tidak sabar. "Ini sebenarnya yang dapat surat cinta aku atau Ibu ya?" seringaiku. "Kan Ibu mau tahu tulisan menantu Lee Min Ho itu seromantis apa," jawab Ibu kalem. Aku mencebikkan bibirku, namun tak urung segera membukanya. "Hmm, wanginya, Bu, disemprot parfumnya ini," kataku mendekatkan hidup ke sampulnya.
1016.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 583 kali sebagai surat kecil untuk ibu
Tampilkan Ulasan (28)
Baca
+Pustaka
Teha
sekadar info: standar penguncian bab di GN sekarang dipukul rata 14 koin, bila jumkat dlm bab di bawah 1400 kata, ya. 1000 kata pun ttp byr 14 koin. namun utk novel ini sendiri, koin/bab bs lebih besar dikarenakan jumlah kata yg lebih banyak, jd sebenarnya pembaca mdpt harga lama 1 koin/100 kata.
Dwi Setiawati Puralangga
Sukaaa bangettttt... Alur ceritanya bikin ingat masa2 muda dulu.. ........ Dibawa mengenang ke masa itu, dan selalu saja senyum2 sendiri tiap baca.. .......... Intinya sukaaaaa.. ...️...️...️. Makasih ya Teha.. Bikin mood jadi bagus...
Baca Semua Ulasan
Fall In Love

Fall In Love

Tapi hati kecilnya menyuruh untuk mengambilnya. “ini apa bu ?” tanya selena “Ini surat. Dari dika. Dia meminta ibu untuk memberikannya padamu” kata ibu dika Selena segera memasukkan amplop itu kedalam saku baju operasinya dan segera menuju ke ruang operasi. Sebelum pergi dia menyempatkan untuk berpamitan sebentar dengan ibu dika.
108.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 212 kali sebagai surat kecil untuk ibu
Baca
+Pustaka
FIORE

FIORE

Etheldreda Cindyriesoursriri
Ibunya bertanya setelah menelan sesuap makanan. Iris memberengut. “Tentu saja tidak,” katanya. “Aku bukan anak kecil lagi, bu…” Ibunya terkekeh. “Secara usia, kau memang sudah bukan anak kecil, namun bagi ayah dan ibu, kau tetaplah anak-anak.” katanya. Iris mendengus pelan, membuat ibunya tertawa pelan. “Kirim surat kali ini, jangan lupa.” lanjutnya sambil tersenyum.
105.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 137 kali sebagai surat kecil untuk ibu
Baca
+Pustaka
Temen Tapi Demen

Temen Tapi Demen

Karena terkadang yang di matanya bagus belum tentu terlihat cantik di mata wanita. "Perhiasannya jangan lupa, Bu," celetuk sang bapak tiba-tiba. Membuat Ibu menatapnya tajam. "Iya. Beres, Pak," jawab Ibu sambil jarinya membentuk huruf O. "Ngurus suratnya gimana, Pak?" tanya Ibu ingin tahu. Hampir saja ia lupa menanyakannya. "Beres juga, Bu. Semoga semua lancar sampai pada masanya," jawab Bapak sekaligus doa.
108.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 208 kali sebagai surat kecil untuk ibu
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status